SuaraLampung.id - Sebagian warga yang terdampak banjir di sejumlah titik di kabupaten itu mulai kembali ke rumahnya masing-masing setelah genangan air surut. Hal ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan.
"Alhamdulillah semua titik yang tergenang air karena banjir sekarang sudah surut dan sebagian warga sudah pulang ke rumahnya dari pengungsian," kata Kepala BPBD Lampung Selatan Dulkahar, di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu.
Sejauh ini warga yang terdampak banjir dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan adanya penyakit yang dapat membahayakan jiwa mereka selama dalam pengawasan tim kesehatan.
"Keluhan tidak penyakit dari warga tidak ada hanya saja mereka merasa gatal-gatal dan itu pun sudah ditangani dengan baik oleh tim kesehatan yang sejak kejadian telah diterjunkan," kata dia.
Peristiwa banjir yang menerpa sejumlah titik di Kabupaten Lampung tersebut telah memakan korban jiwa empat orang.
"Laporan korban meninggal dunia ada empat orang dan semua jenazahnya sudah ditemukan," kata dia.
Dulkahar juga mengatakan, berdasarkan data BPBD Lampung Selatan, jumlah rumah warga yang terdampak oleh banjir kurang lebih sekitar 600 unit.
"Data sementara ada 600 rumah terdampak banjir dari semua titik kejadian, data ini akan terus diperbaharui," kata dia.
Tiga kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung terdampak banjir akibat hujan lebat mengguyur daerah itu sejak Kamis (27/10) pukul 01.00 WIB dini hari.Tiga kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Katibung, Candipuro, dan Sidomulyo [ANTARA]
Baca Juga: Di Lampung Fair 2022, DKP3 Metro Hadirkan Nuansa Hijau dan Pertanian Terpadu
Berita Terkait
-
Dua Korban Meninggal Terseret Banjir Bandang Lamsel Akhirnya Ditemukan
-
Satu Korban Banjir Bandang Lamsel Ditemukan, Basarnas Cari Lainnya
-
Tiga Kecamatan Lampung Selatan Dikepung Banjir, Dua Anak Meninggal Dunia Terseret Arus
-
Lampung Selatan Dikepung Banjir, Ratusan Warga Mengungsi
-
Kakak Adik di Lampung Selatan Meninggal Terseret Banjir, Bayi 4 Bulan Selamat
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Misteri Rumah Kosong di Rajabasa: Kisah di Balik Penemuan Tengkorak Pria Setelah 2 Bulan Menghilang
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api