SuaraLampung.id - Keputusan Lesti Kejora mencabut laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar mendapat kecaman berbagai pihak.
Banyak yang kecewa terhadap keputusan Lesti Kejora yang memilih berdamai dan mencabut laporan KDRT Rizky Billar.
Ternyata sebelum mengambil keputusan itu, Lesti Kejora sempat didera rasa ragu. Hal ini diungkap Ustaz Subki Al Bughury, kawan dekat pasangan Leslar.
Menurut Ustaz Subki, Lesti Kejora ragu apakah akan mencabut laporan atau tidak karena khawatir Rizky Billar akan mengulangi perbuatannya.
"Kalau nyabut, takutnya misalnya nggak konsisten, ini nggak memberi pelajaran untuk orang yang melakukan KDRT dan ya banyak lah," ujar Ustaz Subki dilansir dari Intens Investigasi, Selasa (18/10/2022).
Lesti Kejora akhirnya memutuskan untuk mencabut laporan. Dia dan Rizky Billar juga tak bercerai.
Ustaz Subki menduga Lesti Kejora akhirnya mantap mencabut laporannya dan rujuk karena memikirkan anak mereka, Baby L.
"Cuman dia mungkin mikir ini ada anak gue ya kan. Makanya ya udahlah kalau memang dia mau berubah atau mau apa ya kita bareng lagi," ujarnya dikutip dari Suara.com.
Sebagaimana diketahui, Lesti Kejora membuat laporan KDRT yang dilakukan Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 28 September 2022.
Dalam kronologi kejadian di berkas laporan, Lesti Kejora mengaku dicekik hingga dibanting karena minta dipulangkan ke rumah orang tuanya usai mendapati bukti perselingkuhan Rizky Billar.
Dari hasil pemeriksaan, Rizky Billar kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Oktober 2022 dan ditahan satu hari setelahnya.
Namun setelah Rizky Billar ditahan, Lesti Kejora datang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk memproses pencabutan laporan KDRT dan meminta penahanan suaminya ditangguhkan.
Meski begitu, Lesti Kejora juga membuat surat perjanjian dengan Rizky Billar. Di mana sang pedangdut akan langsung bertindak andai suaminya mengulang kesalahan yang sama.
Saat ini, Rizky Billar dan Lesti Kejora sudah tinggal satu rumah lagi seperti sebelumnya. Namun ia tetap dikenakan wajib lapor karena proses restorative justice belum selesai.
Berita Terkait
-
Komnas PA Sentil Alasan Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT: Eksploitasi Anak karena Takut Kehilangan Rizky Billar
-
Lesti Kejora Tetap Dibela Netizen saat Dicibir Mirip Mpok Nori: Kecewa Sih, Tapi Nggak Begini
-
Diungkap Ustaz Subki, Lesti Kejora Sempat Ragu Cabut Laporan karena Takut Rizky Billar Kembali KDRT
-
Kartika Putri Tuai Pujian Gegara Ogah Komentari Rumah Tangga Lesti Kejora
-
KPI Tanggapi Desakan Boikot Rizky Billar dan Lesti Kejora di Stasiun TV
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral