Wakos Reza Gautama
Senin, 10 Oktober 2022 | 19:44 WIB
Potret polisi tembakkan gas air mata saat Tragedi Kanjuruhan, Malang. TGIPF menyoroti penggunaan gas air mata kedaluwarsa saat Tragedi Kanjuruhan. [Twitter/@idextratime]

Mengenai gas air mata kedaluwarsa, Dedi menyebutkan setiap gas air mata mempunyai batas waktu penggunaan. Namun, berbeda dengan kedaluwarsa pada makanan yang menimbulkan jamur dan bakteri hingga bisa mengganggu kesehatan.

Gas air mata yang berbahan dasar kimia, menurut dia, kebalikan dari sifat makanan. Ketika kedaluwarsa, kadar kimianya berkurang. Hal ini sama dengan efektivitas gas air mata ini ketika ditembakkan tidak bisa lebih efektif lagi. (ANTARA)

Load More