SuaraLampung.id - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan bahwa partainya bersama dengan PDI Perjuangan sepakat untuk senantiasa membangun komunikasi politik yang terbuka demi kepentingan bangsa Indonesia.
"Saya kira konklusi yang paling jelas adalah kami bertekad untuk melanjutkan komunikasi politik secara terus-menerus dengan terbuka, dengan apa adanya," kata Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan beberapa elite PDIP di kediamannya Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu, sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Prabowo menambahkan kesepakatan antara PDIP dan Gerindra untuk membangun komunikasi secara terbuka ini juga merupakan langkah awal dari kedua belah pihak dalam menghadapi musim politik yang akan datang.
Prabowo mengatakan kesepakatan Gerindra terus berkomunikasi secara baik dan terbuka dengan PDIP ditujukan pula untuk melanjutkan persahabatan dan hubungan kekeluargaan dari kedua belah pihak.
Menurut ia, Gerindra dan PDIP memiliki banyak pandangan ideologis yang sama.
"Kami punya banyak pandangan yang sama secara ideologis. Kami partai kebangsaan, kami sepakat dengan Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, persatuan nasional, dan kerakyatan," jelasnya.
Melansir ANTARA, Prabowo juga menyampaikan bahwa hubungan dirinya serta keluarganya dengan keluarga Puan Maharani sudah terjalin dengan baik sejak lama.
"Sebetulnya saya merasa sangat dekat dengan Ibu Puan dan Ibu Megawati Soekarnoputri serta Pak Taufiq Kiemas," kata Prabowo.
Kedekatan itu sudah terbangun turun-temurun dari tiga generasi sehingga pertemuan hari ini bukanlah pertemuan yang baru.
Baca Juga: Jokowi Bagikan Langsung BLT BBM Rp150 ribu per Orang untuk Empat Bulan di Bandar Lampung
"Orang tua saya juga dekat sama orang tua Ibu Mega dan seterusnya. Kakek saya juga dekat dengan Bung Karno," tambah Prabowo.
Menurut Prabowo, kondisi kedua keluarga yang sekarang memiliki tanggung jawab politik di partainya masing-masing itu membuat hubungan mereka menjadi lebih mudah dan hangat.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani tiba di Hambalang sekitar pukul 10.45 WIB dan disambut langsung oleh Prabowo Subianto di pendopo rumah itu.
Dengan mengenakan kaos polo berwarna hitam dan celana berwarna biru dongker, Puan hadir didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan sejumlah tokoh PDIP lainnya, seperti Said Abdullah, Utut Adianto, Bambang Wuryanto, Charles Honoris, Dolfie OFP, Mufti Anam, Agustina Wilujeng Pramestuti, Gilang Dhielafararez, dan Alex Indra Lukman.
Sementara itu, Prabowo didampingi oleh beberapa elite Partai Gerindra, antara lain Sekjen Ahmad Muzani dan Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad.
Berita Terkait
-
Puan Naik Salero di Hambalang, Kuda Kesayangan Prabowo yang Pernah Ditunggangi Presiden Jokowi
-
Prabowo: Kami Bertekad Melanjutkan Komunikasi Politik, Dengan Apa Adanya
-
5 Momen Pertemuan Prabowo Subianto dan Puan Maharani, Ada Sinyal Duet di Pilpres 2024?
-
Ditanya Kemungkinan Berduet dengan Puan Maharani, Prabowo: Perjalanan Masih Panjang, PDIP Harus Memikirkan
-
Yuk Intip Padepokan Garuda Yaksa Milik Prabowo Subianto, Jadi Tempat Jamu Para Tokoh
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru