SuaraLampung.id - Dua nelayan yang hilang selama 6 hari saat mencari ikan di perairan Teluk Bengkunat, Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat, akhirnya ditemukan selamat, Senin (1/8/2022).
Beni (27) dan Krisna (22) dinyatakan hilang pada Selasa (26/7/2022) setelah kapal yang mereka tumpangi terbawa arus di perairan Teluk Bengkunat.
Ketua Tim SAR Gabungan Hendra membenarkan adanya dua nelayan yang ditemukan selamat setelah enam hari menghilang di tengah lautan.
“Kami sudah berkomunikasi dengan orang tua korban dan sudah dipastikan bahwa korban dalam keadaan selamat," ujar Hendra melalui siaran pers.
Hendra mengatakan, Kantor SAR (Basarnas) Lampung Bersama TIM SAR Gabungan yg terdiri dari Lanal, Ditpolair Polda lampung, Polres Pesisir Barat, Polsek Bengkunat, Koramil Pesisir Barat dan Nelayan setempat, langsung melaksanakan pencarian begitu mendengar hilangnya dua nelayan tersebut.
Tim SAR gabungan lalu membagi tim menjadi 2 SRU (Sar Rescue Unit).
SRU I melaksanakan pencarian menggunakan Double Stabilizer/jukung dgn area pencarian seluas 4,7 NM (Nautical Mile).
SRU II menggunakan jukung nelayan dgn area pencarian seluas 4.55 NM. Pencarian terus dilakukan sampai hari Minggu (31/7/2022) dengan hasil nihil.
Kemudian Tim SAR gabungan terima informasi dari Ferdi (warga Krui) perihal keberadaan korban.
Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Nelayan di Sumut Simpan 25 Kg Sabu
Menurut info yang diterima korban selamat dan dievakuasi oleh perahu nelayan yang sedang melintas.
Pada Senin (1/8/2022) Tim SAR Gabungan bertemu dengan pihak keluarga untuk memastikan perihal kondisi korban dalam keadaan selamat.
Tim berkomunikasi dengan Rahimudin (ayah dari Beni) dan menyatakan bahwa benar korban dalam keadaan selamat dan sudah ada kapal nelayan yang menjemput korban.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 2 Nelayan di Sumut Simpan 25 Kg Sabu
-
Perlombaan Perahu Layar Tradisional di Selat Bali
-
Temukan Nelayan Korban Kapal Tenggelam Mengapung di Lautan, Unsur KRI TNI AL Segera Lakukan Pertolongan
-
Kapal Nelayan Tenggelam, 4 Nelayan Selama 72 Jam Terapung di Laut Timur Kepulauan Bangka
-
Kapal Nelayan Tenggelam di Timur Kepulauan Bangka, 72 Jam 4 Nelayan Terapung di Laut
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif