Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Sabtu, 23 Juli 2022 | 06:10 WIB
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan barang bukti sepeda motor yang diduga digunakan pelaku penembakan istri anggota TNI, di Semarang, Jumat (22/7/2022). [ANTARA/ I.C.Senjaya]

Istri anggota Yonarhanud 15 Kopda M tersebut ditembak dua kali di bagian perut.

Suami Terlibat

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan suami dari Rina Wulandari (34), yang merupakan prajurit Batalion Artileri Pertahanan Udara 15 TNI AD di Semarang, terlibat.

Rina Wulandari ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Semarang, Senin (18/7/2022). Ia ditembak dua kali di bagian perut.

Baca Juga: Satu Lagi Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang Diciduk Polisi, Ini Sosoknya

Jenderal Andika Perkasa menyatakan, dugaan memang kuat mengarah ke suami korban karena dia melarikan diri di hari pertama terjadinya penembakan.

"Bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang dan kami cenderung mengaitkan kepada suami korban," ujar Jenderal Andika saat menggelar jumpa pers, Jumat (22/7/2022).

Menurut dia, ini adalah masalah- yang sangat tidak manusiawi.

"Apakah kesenangan pribadi yang kemudian memberikan apa dorongan melakukan apa saja menghalalkan segala cara. Ini akan kami usut tuntas," ujarnya.

Para pelaku yang terlibat kata Jenderal Andika, akan dikenakan pasal maksimal antara lain pasal 340 termasuk pasal 53 juncto ke 340 KUHP.

Baca Juga: Usai Gelar Prarekonstruksi Penembakan Brigadir J, Polisi Bungkam

"Ada dugaan suami terlibat karena pemeriksaan bukan hanya saksi tapi juga elektronik semua mengarah ke sana," ujarnya.

Load More