SuaraLampung.id - Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau juga dikenal Mas Bechi namanya menjadi perbincangan hari ini Kamis (7/7/2022) atas kasus pencabulan yang menjeratnya.
MSAT ditetapkan sebagai tersangka pencabulan santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Kecamatan Ploso, Jombang yang diasuh oleh ayahnya sendiri, Kiai Muhamad Muchtar Mu'thi.
Hari ini Kamis (7/72022) aparat kepolisian mendatangi Ponpes Shiddiqiyah untuk menangkap MSAT atau Mas Bechi namun diadang para santri. Hingga kini proses penangkapan masih berlangsung.
Lantas, siapa sebenarnya Mas Bechi, demikian sapaan akrabnya?
Dikutip dari MataMata.com--grup Suara.com, Mas Bechi kini menjabat sebagai pengasuh ponpes atau Wakil Rektor Ponpes Majma'al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Desa Losari, Ploso, Jombang.
Mas Bechi berusia 42 tahun. Selain sebagai pengasuh ponpes, dia juga disebut-sebut menguasai ilmu metafakta.
Kemampuannya itulah yang membuat dia sekarang kenal dekat dengan musisi terkenal Indra Qadarsih pemain kibor BIP. Berkat bimbingan Mas Bechi, Indra menemukan genre musik baru yang dia beri nama Oxytron.
Musik tersebut diyakini bisa jadi terapi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dalilnya, musik Oxytron menghasilkan gelombang elektromagnetik yang bisa memengaruhi tubuh.
Bersama Mas Bechi, Indra Qardasih bahkan berhasil menelurkan dua buah album.
Baca Juga: Polisi Ciduk Sopir Halangi Penangkapan Anak Kiai Tersangka Pencabulan Santri
Saat kasus pencabulan ini pertama kali mencuat, Indra Qadarsih sempat berikan dukungan lewat media sosial. Dia menyebut kasus yang menjerat sahabatnya itu hanya rekayasa dalam rangka menjatuhkan Islam.
"Saat ini Pesantren Majmaal Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Losari Ploso Jombang Jawa TImur sedang mengalami rekayasa kasus kriminalisasi pesantren," tulis indra pada 12 Januari silam.
"Musuh-musuh Islam sudah bergerak untuk menghancurkan benteng-benteng pertahanan Islam. Waspadalah," sambungnya.
Pada 20 Juni lalu, Indra Qadarsih juga sempat unggah fotonya bersama Mas Bechi. Di caption, dia mendoakannya agar sehat selalu.
Mas Bechi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap santriwati sejak 2019. Dia mengajukan dua kali praperadilan, namun ditolak hakim.
Mas Bechi sebelumnya membantah melecehkan santriwati ponpes dan menyatakan dirinya difitnah.
Berita Terkait
-
Polisi Ciduk Sopir Halangi Penangkapan Anak Kiai Tersangka Pencabulan Santri
-
Profil Bechi, Tersangka Pencabulan Santriwati, Disebut Punya Ilmu Metafakta dan Dekat dengan Indra Qadarsih
-
DPR Minta Kemenag Evaluasi dan Bekukan Izin Ponpes Shiddiqiyyah Gegara Lindungi Anak Kiai Pelaku Pelecehan Seksual
-
Profil Bechi Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, Dekat dengan Musisi Terkenal
-
Mencekam, Polisi Terpaksa Amankan Puluhan Orang yang Halangi Petugas di Pesantren Shiddiqiyyah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Bantu Jutaan Nasabah Tumbuh dan Naik Kelas Secara Berkelanjutan
-
Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus
-
Ancam Sebar Aib Keluarga Jadi Senjata Residivis Peras Petani Lampung Tengah
-
Gibran Bakal Menengok Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Labuhan Maringgai