SuaraLampung.id - Hubungan tak direstui, seorang pria inisial H (37) memperkosa kekasihnya yang masih berusia 14 tahun di kebun karet di Bahuga, Way Kanan.
Kapolsek Buay Bahuga Iptu Herwin Afrianto mengatakan, awalnya ibu kandung korban mendapat informasi dari warga, pelaku mempunyai hubungan spesial dengan anaknya.
Mendengar informasi itu, ibu korban menanyakan kebenarannya, korban lalu membenarkannya.
"Akhir Februari 2022, pelaku mendatangi orang tua korban yang sedang menyadap dikebun karet di Bahuga," kata Iptu Herwin Afrianto, Jumat (10/6/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Maksud pelaku mendatangi korban, untuk meminta restu hubungan dengan anaknya dan ingin menikahinya.
Namun karena masih di bawah umur, orang tua korban kemudian tidak menyetujui permintaan pelaku.
"Dua bulan kemudian, tepatnya April 2022, ibu korban informasi dari warga, ada rekaman video pelaku menyetubuhi anaknya. Di situlah terungkap, berdasarkan penjelasan korban kepada ayahnya, bahwa ia telah disetubuhi pelaku," ujar Herwin.
H telah mensetubuhi korban di kebun karet, setelah disetubuhi, pelaku memberikan uang Rp500 ribu ke korban.
Tak Hanya itu, pelaku juga selalu mengancam korban apabila tidak mau melayani hasratnya dan tidak mau dinikahi, maka akan membunuh ayahnya.
Baca Juga: Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual di Blitar Dipastikan Bisa Lanjutkan Pendidikan Setelah Melahirkan
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma, dan orang tuanya tidak terima, lalu melapor ke Mapolsek Buay Bahuga, untuk ditindaklanjuti.
Buron dua bulan, pelaku berhasil ditangkap sedang berada di perkebunan karet Kampung Mesir Ilir.
Berita Terkait
-
Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual di Blitar Dipastikan Bisa Lanjutkan Pendidikan Setelah Melahirkan
-
5 Napi Anak Kabur dari Lapas Banda Aceh Tersandung Kasus Pemerkosaan hingga Narkoba
-
Biadab, Ayah Tiri di Cianjur Perkosa Gadis 17 Tahun Hingga Hamil, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan
-
Ditanya Mengapa Tidak Pulang 3 Hari, Suami Ngamuk Pukuli Istri Pakai Kursi Plastik
-
ODGJ di Semin Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Hanya Tinggal dengan Ibu yang Sakit Stroke dan Nenek Tunanetra
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
7 Amalan Wanita Haid di Malam Nisfu Syaban Agar Tetap Meraih Berkah
-
Malam Ini Jangan Terlewat: Niat & Tata Cara Sholat Sunnah Nisfu Syaban di Rumah
-
Puluhan Rumah Tertimbun Longsor di Cisarua, BRI Hadir Ringankan Beban Korban
-
BFLP Specialist 2026, Upaya BRI Mengembangkan Human Capital Unggul Indonesia