SuaraLampung.id - Brian May dan Roger Taylor dari band Queen berencana mengeluarkan lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Lagu baru Queen ini rencananya diluncurkan pada September yang menampilkan (featuring) mendiang vokalis Freddie Mercury.
Mereka menyampaikan hal tersebut sebelum Queen dan Adam Lambert tampil di panggung untuk konser Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 4 Juni lalu. May, Taylor, dan Lambert diwawancarai oleh Zoe Ball di BBC Radio 2.
“Kami memang menemukan semacam permata kecil dari Freddie, yang agak kami lupakan dan ini luar biasa. Sebenarnya, itu adalah penemuan nyata. Lagu itu bagian dari ‘The Miracle’, dan saya pikir akan rilis pada bulan September,” kata Taylor, dikutip dari Variety pada Selasa (7/6/2022).
“The Miracle” merupakan album studio ke-13 Queen yang dirilis pada 1989. Selama wawancara radio dengan DJ Mike Read, Mercury mengatakan band telah merekam 30 lagu saat mengerjakan “The Miracle”. Beberapa trek hadir di sisi-B, sementara “Hang On In There” dan “Chinese Torture” menjadi trek bonus untuk rilisan CD aslinya.
May menambahkan bahwa lagu yang akan dikeluarkan mendatang seperti bersembunyi padahal sudah ada di depan mata mereka. Sebelumnya, mereka telah menimbang berkali-kali dan sempat berpikir tidak bisa menyelamatkan lagu tersebut.
“Tetapi kenyataannya, kami masuk menengoknya lagi dan tim teknik kami yang hebat berkata, 'Oke, kita bisa melakukan ini dan ini’. Ini seperti menjahit potongan demi potongan secara bersama-sama. Tapi itu indah, itu bagian yang menyentuh,” kata May.
Sejak kematian Mercury pada 1991, Queen telah merilis beberapa lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya yang menampilkan penyanyi tersebut, termasuk album “Queen Forever” pada 2014 yang berisi kompilasi termasuk lagu baru yang menampilkan suara vokal Mercury ditambahkan dengan anggota Queen yang masih hidup.
Lambert telah mengisi vokal utama untuk Queen sejak 2011, menggantikan Paul Rodgers yang saat itu telah melakukan tur dengan band antara 2004 dan 2009.
Untuk penampilan terbaru Queen dan Lambert di Queen's Platinum Jubilee, mereka menampilkan medley dari beberapa lagu terbesar mereka termasuk "We Will Rock You", "Don't Stop Me Now", dan "We Are the Champions".
Queen dan Lambert saat ini sedang melakukan tur bersama dan dijadwalkan untuk melakukan tiga pertunjukan di O2 Arena London, Inggris, pada pekan ini sebelum kembali memainkan serangkaian enam pertunjukan dari 14 hingga 21 Juni. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Pengamen di Kota Makassar Tidak Sadar Nyanyikan Lagu Band Kotak Depan Vokalis yang Lagi Makan Sop Saudara
-
Simak Lirik Lagu Selamat Tinggal Mantan - Kangen Band
-
3 Rekomendasi Lagu Sasha Sloan Ini Bantu Memahami Inner Child dalam Dirimu
-
Sukses Kejutkan Penggemar, Lyodra Ginting Akan Berduet dengan Calum Scott
-
Hari Jadi Lagu 'Still With You' Jungkook BTS, ARMY Donasi ke Yayasan Hewan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
-
Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong