SuaraLampung.id - Jamaah calon haji (JCH) Indonesia diminta waspada tindak kriminalitas selama menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi, Madinah maupun kegiatan lainnya selama di Tanah Suci.
Kasie Linjam Daker Madinah, Harun Al Rasyid mengatakan untuk menjaga keamanan, kenyamanan serta memberikan pelayanan kepada jamaah telah dioperasikan lima pos jaga di Masjid Nabawi.
Pos jaga tersebut merupakan bagian tim dari lingkungan jemaah (Linjam) PPIH 2022 yang bertugas di sektor khusus (seksus) di Masjid Nabawi.
Tim ini terdiri dari TNI, Polri dan petugas kesehatan. Bagi jamaah perempuan disiapkan petugas perempuan didampingi ABLA (petugas keamanan perempuan dari pemerintah Arab).
Kelima pos tersebut yaitu Pos utama di pintu no 332, Pos 2 di pintu no 328, Pos 3 di pintu no 306, untuk Pos 4 di pintu no 358 Baqi dan Pos 5 di pintu no 1 inti Raudhah.
Selain memberikan pelayanan, petugas juga mengedukasi jamaah agar waspada sehingga tidak terjadi hal yang tidak diharapkan seperti aksi penjambretan dan penipuan karena juga kerap terjadi meski di tanah haram.
"Modus operandi biasanya terjadi ketika jamaah terpisah dari rombongan, lanjut usia. Pelaku mendekati jamaah dengan alasan mengantar jamaah ke pemondokan. Makanya, selain petugas, jika ada yang akan membantu, jamaah harus hati-hati dan tidak mudah percaya," katanya.
Pada hari kedua operasional penyelenggaraan ibadah haji, ada 3.169 jemaah yang diberangkatkan ke Arab Saudi yang tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter) dari lima embarkasi.
Sebelumnya pada hari pertama, ada 2.776 jemaah dari lima embarkasi yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jadi total jemaah yang diberangkatkan sampai hari ini sebanyak 5.945 orang.
Baca Juga: Sumsel Sepekan, Atraksi Tong Setan Melukai 12 Anak hingga 4 Berita Menarik Lainnya
Gelombang pertama jamaah calon haji tersebut akan menjalankan Arbain, ziarah ke makam Rasulullah serta shalat sunah dan doa di Raudhah. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sumsel Sepekan, Atraksi Tong Setan Melukai 12 Anak hingga 4 Berita Menarik Lainnya
-
Makanan Milik JCH Asal Bandar Lampung Disita Petugas, Mulai dari Keripik, Onde-onde hingga Bumbu Pecel
-
Seorang Calon Haji Kloter II Embarkasi Padang Batal Berangkat karena Berstatus CPNS
-
Dua Calon Haji di Padang Batal Berangkat, Satu Gara-gara Berstatus CPNS
-
Mendadak Kena Serangan Jantung, Kronologi Jemaah Haji Asal Indonesia Meninggal saat Tiba di Madinah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB