SuaraLampung.id - Maraknya kejahatan jalanan yang dilakukan gerombolan anak muda mengendarai sepeda motor di Bandar Lampung mendapat perhatian dari Polresta Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto menganggap aksi jalanan gerombolan pemuda itu bukanlah geng motor.
"Bukan, ini bukan geng motor karena kalau dia geng motor ada nama kelompoknya seperti di kota-kota besar," kata Ino Harianto, Kamis (26/5/2022) dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, sekelompok pemuda yang meresahkan masyarakat tersebut dilakukan secara spontanitas oleh anak-anak muda di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah baik itu STM maupun SMA di Lampung.
"Dua malam ini sudah kami amankan sejumlah anak-anak ini karena kedapatan membawa, celurit, senjata tajam, gear motor dan lainnya,. Itu sudah kita amankan dan proses," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa sebagai bentuk antisipasi akan tindakan yang meresahkan masyarakat itu, pihaknya telah menyebarkan personelnya dengan membentuk tim-tim guna berpatroli malam.
"Bahkan saat ini kami sedang menjalankan tugas Operasi Sikat Krakatau, tujuan mereka ini untuk mencegah kejahatan jalanan dan penyakit masyarakat. Patroli ini saya pastikan berjalan hingga pagi hari ke seluruh daerah di Bandar Lampung," kata dia.
Kemudian, lanjut dia, karena kejahatan jalanan ini rata-rata dilakukan secara spontanitas dan anak-anak muda pelakunya, oleh sebab itu setiap mereka yang tertangkap akan diproses dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pihak sekolah terkait dan orang tuanya.
"Kami juga sudah mengundang Disdik Pemprov dan pihak yang siswanya sudah diidentifikasi sering kumpul- malam dimana aktivitas itu saya kira tidak bermanfaat. Maka dari itu kami juga berharap sekolah dan orang tua bisa memberikan pembinaan dan perhatian khusus kepada anak-anaknya agar tidak mengulangi tindakannya," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Lagi Asyik Pesta Miras, Polisi Gerebek Sarang Geng Motor di Cirebon, 9 Orang Berikut Barang Bukti Diamankan
-
Semalaman Polisi Gerebek Markas Geng Motor di Cirebon, Temukan Barang-barang Mengejutkan
-
Geng Motor di Bekasi Dipimpin Bocah Ingusan, Punya Track Record Enam Kali Pembegalan
-
Petani Indramayu Bersimbah Darah Dianiaya Geng Motor, Tika Bisono Pertanyakan Kinerja Polisi
-
Ngeri! Seorang Petani di Indramayu Dianiaya Anggota Geng Motor hingga Bersimbah Darah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung