SuaraLampung.id - Musisi rock Tantri kotak mengaku tak merasa tersaingi dengan musik senja sedang diminati masyarakat.
Menurut Tantri, musik senja dan musik rock sudah dari dulu ada.
Semakin beraneka ragam musik yang diciptakan oleh para musisi muda, kata Tantri, hal tersebut justru bisa menjadi sesuatu yang unik dalam bermusik.
Namun, KotaK sendiri tetap mengisi sisi musik rock. Sebab, musik rock tetap memiliki peminatnya tersendiri.
“Banyak banget anak-anak yang bisa mengusung banyak genre bersamaan, menurut aku malah jadi sesuatu hal yang unik," ujarnya.
"Banyak banget genre-genre yang bisa kita dengar. Nah KotaK di sini mengisi sisi yang memang ada yang kangen sama musik-musik rock. Jadi ya kita masukin lah di situ," lanjutnya.
Tantri sendiri menegaskan bahwa KotaK akan tetap dengan ciri khasnya menyanyikan lagu rock. Sebab, Tantri mengatakan bahwa dirinya sendiri tidak bisa menyanyikan lagu-lagu “musik senja”.
"Nanti kalau kita ikut-ikutan, KotaK jadi senja, itu gimana modelannya? Saya nggak bisa bayangin. Saya nggak bisa nyanyi yang begitu soalnya. Saya terlalu wak-wakan," pungkasnya. (ANTARA)
Baca Juga: Tantri dan Chua KotaK Sudah Rindu Suara Sound Menggelegar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru