SuaraLampung.id - Musisi rock Tantri kotak mengaku tak merasa tersaingi dengan musik senja sedang diminati masyarakat.
Menurut Tantri, musik senja dan musik rock sudah dari dulu ada.
Semakin beraneka ragam musik yang diciptakan oleh para musisi muda, kata Tantri, hal tersebut justru bisa menjadi sesuatu yang unik dalam bermusik.
Namun, KotaK sendiri tetap mengisi sisi musik rock. Sebab, musik rock tetap memiliki peminatnya tersendiri.
“Banyak banget anak-anak yang bisa mengusung banyak genre bersamaan, menurut aku malah jadi sesuatu hal yang unik," ujarnya.
"Banyak banget genre-genre yang bisa kita dengar. Nah KotaK di sini mengisi sisi yang memang ada yang kangen sama musik-musik rock. Jadi ya kita masukin lah di situ," lanjutnya.
Tantri sendiri menegaskan bahwa KotaK akan tetap dengan ciri khasnya menyanyikan lagu rock. Sebab, Tantri mengatakan bahwa dirinya sendiri tidak bisa menyanyikan lagu-lagu “musik senja”.
"Nanti kalau kita ikut-ikutan, KotaK jadi senja, itu gimana modelannya? Saya nggak bisa bayangin. Saya nggak bisa nyanyi yang begitu soalnya. Saya terlalu wak-wakan," pungkasnya. (ANTARA)
Baca Juga: Tantri dan Chua KotaK Sudah Rindu Suara Sound Menggelegar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup