SuaraLampung.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung terus meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi persebaran hepatitis akut. Meski belum ditemukan adanya kasus hepatitis akut namun, Dinkes akan melakukan hal ini.
"Kita terus tingkatkan sistem kewaspadaan dini, sebagai langkah antisipasi sebelum kasus hepatitis akut ini merebak tinggi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Sabtu.
Hingga saat ini di daerahnya belum ditemukan kasus terjangkit hepatitis akut pada anak.
"Saat ini memang belum ada gejala hepatitis akut, mudah-mudahan di Lampung tidak ada keadaan demikian," katanya.
Saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan kepada anak yang baru lahir, serta anak dengan rentang usia 1 bulan hingga 16 tahun guna mengetahui perkembangan kesehatan anak di Provinsi Lampung.
"Memang rata-rata yang terjangkit di usia 1 bulan hingga 16 tahun, jadi ini yang menjadi perhatian juga. Lalu dipantau juga untuk anak yang baru lahir biasa sampai sepekan kuning, ini normal tapi kalau sampai lebih dari seminggu ini yang perlu diantisipasi," ucapnya.
Langkah antisipasi lain yang harus dilakukan adalah dengan tetap berprilaku hidup sehat, dan terus menerapkan protokol kesehatan.
"Jaga imunitas tubuh dengan prilaku hidup sehat, terus menerapkan protokol kesehatan, dan bila ada gejala yang mengarah ke penyakit tersebut segera ke rumah sakit," katanya lagi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Terpopuler Kesehatan: Dampak Makan Telur Setiap Hari, Kadar Kolesterol Normal Dalam Tubuh
-
Keliling Rumah Warga hingga Tengah Malam Minta Uang, Wanita Berjubah Putih Terlilit 11 Utang Pinjol
-
Sempat Gegerkan Warga, Ini Motif Wanita Berjubah Putih Usai Diamankan Polres Pringsewu
-
Mual sampai Diare Berat, Ini 4 Gejala Awal Hepatitis Akut yang Perlu Diwaspadai
-
Pemkot Bogor Keluarkan Peringatan Waspada 4 Gejala Hepatitis Akut
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Balik Rutinitas, Alfamart Hadirkan Promo Kebutuhan Dapur Hemat hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Dibuang, 7 Cara Cerdas Olah Sisa Opor & Rendang Jadi Menu Baru yang Lezat
-
Arus Balik 2026 Meningkat, Pelabuhan Panjang Akan Dibuka Jika Penyeberangan Penuh
-
Mau Jalan-jalan di Jakarta Saat Lebaran? Ini 6 Destinasi & Aktivitas Seru yang Wajib Dicoba
-
1 Agen, 1 Desa, Hadirkan Ribuan Manfaat: BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Lape NTB Lewat BRILink Agen