SuaraLampung.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menyiapkan KM Ciremai untuk melayari rute Pelabuhan Panjang, Lampung menuju Pelabuhan Ciwandan, Cilegon guna mengantisipasi lonjakan pemudik dari Sumatera menuju Pulau Jawa di arus balik mendatang.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taupik menyampaikan KM Ciremai disiagakan untuk melayani rute khusus berdasarkan penugasan dari Kementerian Perhubungan ini hingga Sabtu (7/5/2022).
"KM Ciremai yang telah menurunkan peserta Mudik Motor Gratis di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat ini mendapatkan penugasan tersebut," kata Opik dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Rabu (4/5/2022).
Opik menjelaskan, KM Ciremai ini rencananya akan membantu membawa penumpang kapal penyeberangan ASDP.
"Pelni tidak menjual tiket rute tersebut selama beroperasi, sehingga kapal bertugas hanya untuk mengantarkan penumpang. Tiket tetap dibeli secara online kepada pihak ASDP melalui aplikasi pembelian tiket Ferizy," ujarnya.
Pada Jumat (29/4/2022) lalu, KM Ciremai berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dengan membawa peserta Mudik Motor Gratis menuju Semarang dan Surabaya.
Jika sesuai jadwal, KM Ciremai akan melanjutkan pelayarannya menuju Makassar hingga Sorong.
KM Ciremai sendiri merupakan kapal multi fungsi yang dimiliki oleh PELNI karena dapat mengangkut penumpang, kendaraan, dan barang.
Kapal ini memiliki kapasitas angkut 948 pax penumpang, 1.700 unit kendaraan (motor dan kendaraan kecil), dan 65 TEUs untuk angkutan barang.
Baca Juga: Arus Balik Belum Terlihat, H+2 Lebaran di Bandara YIA Masih Lebih Banyak Penumpang Kedatangan
Khusus pada penugasan arus balik ini, KM Ciremai melakukan penyesuaian pelayaran dengan rute Surabaya - Semarang - Lampung - Cilegon - Surabaya - Semarang - Tanjung Priok.
"KM Ciremai akan menuju Surabaya pada Sabtu (7/5/2022) untuk selanjutnya kembali menjalankan penugasan dari Kementerian Perhubungan dalam program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut. Kapal akan bertolak dari Surabaya pada Senin (9/5/2022) menuju Semarang dan berakhir di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB