SuaraLampung.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) beraudiensi dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa beberapa waktu lalu.
Pada pertemuan IDI dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, sempat dibahas mengenai pemecatan Letnan Jenderal Dokter Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI.
Dokter Terawan Agus Putranto resmi dipecat dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) secara permanen dalam Muktamar IDI ke-31 di Banda Aceh pada Jumat, 25 Maret 2022.
Pemecatan didasarkan surat rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI yang menyatakan Eks Mantan Menteri Kesehatan itu telah melanggar etik.
Kepada Panglima TNI, Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi menyampaikan ketetapan Muktamar IDI mengenai pemecatan Terawan sebagai anggota IDI.
"Kemarin ada sebuah ketetapan Muktamar, yang jujur bagi kita ini menjadi sebuah konsekuensi amanah yang harus kita emban," kata Adib dikutip dari YouTube Jenderal Andika Perkasa.
Jenderal Andika sempat bertanya mengenai keputusan muktamar tersebut.
"Jadi mengeluarkan (Dokter Terawan) dari IDI ya," ujar Jenderal Andika Perkasa.
Menurut Adib, keputusan Muktamar IDI itu adalah pemberhentian tetap Dokter Terawan sebagai anggota IDI. Pemberhentian tetap itu kata Adib tidak diartikan seumur hidup.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Kabar Ketua IDI Resmi Dipecat, Benarkah?
"Masih ada upaya ruang. kalau dia berkenan jadi anggota kembali, kita akan buatkan forum secara internal dan saya yakin karena rumah besarnya dokter di seluruh Indonesia adalah IDI, siapapun yang mau masuk kita terima," beber Adib.
Jenderal Andika Perkasa memberi tanggapan mengenai pemecatan Dokter Terawan dari keanggotaan IDI.
Menurut Andika, pihaknya mengikuti ketentuan peraturan perundangan.
"IDI sebagai institusi punya kewenangan yang melekat di dirinya dan menurut saya itu juga menjadi satu hukum atau peraturan perundangan sendiri di internal. Saya menghormati. Kita ikut tinggal nanti kami apa yang harus kami lakukan," ujar Andika.
"Apapun keputusan IDI apakah berpengaruh terhadap izin praktek Dokter Terawan di RSPAD? Kalau soal keanggotaan beliau tidak lagi aktif, tapi sebagai dokter yang juga praktek di rumah sakit kami, itu pun juga akan kita. Kita ikut aturan," jelas Jenderal Andika Perkasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Ibu Asal Way Kanan Kaget Lihat Video Pernikahan Anaknya di Bawah Umur, Gercep Lapor Polisi
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam