SuaraLampung.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung mencatat ada 6 titik rawan macet di sepanjang jalur mudik di Provinsi Lampung.
Enam titik rawan macet di Lampung yaitu di tanjakan Cakat Raya KM 128-129 Tulang Bawang, Pasar Unit II KM 145 Tulang Bawang, Pasar Tumpah Bandar Jaya KM 63 Lampung Tengah.
Lalu di Pelabuhan Bakauheni, kawasan wisata Pantai Mutun dan Persimpangan Tugu Pengantin KM 24 Gedong Tataan, Pesawaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, enam titik rawan macet itu berdasarkan hasil pengamatan di lapangan.
"Setidaknya hasil pemetaan ada enam titik yang dianggap rawan kemacetan diantaranya pelabuhan Bakauheni dan sejumlah jalan arteri yang ada di Provinsi Lampung," kata Romdhon saat diwawancarai usai apel Operasi Ketupat Krakatau 2022, Rabu (22/2022).
Kemacetan di titik-titik tersebut, menurut Romdhon, disebabkan padatnya arus lalu lintas, kondisi jalan dan adanya pasar tumpah.
"Tahun ini pemerintah memperbolehkan mudik sehingga antusias masyarakat mudik pasti tinggi. Yang terjadi kendaraan pasti banyak sehingga terjadi macet seperti di perempatan atau pasar tumpah," jelasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan parah pada saat arus mudik dan arus balik lebaran 2022, Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung menyiagakan personelnya di titik-titik rawan macet untuk mengurai kemacetan.
"Antisipasi khususnya pada arus balik di jalan tol jika terjadi penumpukan kendaraan maka sejumlah kendaraan akan dialihkan dan masuk kantong kantong parkir di rest area atapun di pinggir jalan tol, " ujarnya.
Baca Juga: Sederhana tapi Berkesan, Viral Potret Lawas Mudik Naik Transportasi Umum Tahun 1999
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
BRI Dipastikan Bersih dalam Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS, Kerugian Negara Sudah Kembali
-
Nasib Jurnalis di Lampung: Gaji Dicicil, BPJS Nunggak, LBH Siap Seret Perusahaan ke Pidana
-
Transaksi QRIS di Lampung Tembus Rp1,8 Triliun
-
Lansia Dikira Tertidur di Lantai Atas Masjid Metro, Saat Dibangunkan Ternyata Sudah Tiada
-
Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?