SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menggunakan sistem digitalisasi pasar dalam menawarkan produknya.
"Dengan cara itu tentunya akan mempermudah kegiatan perdagangan, bertransaksi serta dapat meningkatkan pelayanan," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kota Bandarlampung, A Budiman P Mega, di Bandarlampung, Minggu.
Digitalisasi pedagang akan lebih mudah dan efisien dalam menjalankan usahanya serta memperluas pasar ke berbagai daerah dengan waktu yang cepat.
Pada era digitalisasi ini, memasarkan produk melalui berbagai platform marketplace ataupun media sosial merupakan salah satu strategi dalam mencapai target pemasaran.
"Apabila pasar digital ini dimanfaatkan dengan baik, tentunya akan memudahkan mereka menjalankan usahanya dan memperluas pasar tidak hanya ditingkat regional, nasional maupun internasional," ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan bahwa dalam mendukung pelaku UMKM masuk ke digitalisasi pasar pemkot setempat telah menjalin kerjasama dengan salah satu marketplace yang telah ada.
"Selain itu kami juga mengarahkan para pelaku UMKM memanfaatkan e-commerce yang tersedia saat ini, tidak hanya marketplace yang bekerjasama dengan pemkot," katanya.
Guna produk-produk UMKM ini masuk ke digitalisasi pasar, pemkot pun pernah mencoba membuat aplikasi, namun tidak berjalan dengan efektif sebab yang membukanya tidak banyak. (ANTARA)
Baca Juga: Kasus Positif COVID-19 Lampung Bertambah 45 Orang, Didominasi dari Kota Bandar Lampung
Berita Terkait
-
Kasus Positif COVID-19 Lampung Bertambah 45 Orang, Didominasi dari Kota Bandar Lampung
-
Jadwal Imsak Kabupaten Lampung Selatan Hari Ini, Senin 4 April 2022
-
Jadwal Imsak Kota Metro Lampung Hari Ini, Senin 4 April 2022
-
Jadwal Imsak Kota Bandar Lampung Hari Ini, Senin 4 April 2022
-
Jadwal Berbuka Puasa Kabupaten Lampung Selatan, Minggu 3 April 2022
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam