SuaraLampung.id - Pembobol Toko Swalayan Fitrinof di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, ditangkap aparat Polsek Natar, Rabu (30/3/2022).
Tersangka inisial HER (37) ditangkap di rumah kontrakan Dusun Serbajadi, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar.
Kapolsek Natar Kompol Enrico Donald Sidauruk mengatakan, tersangka beraksi sendiri menggasak uang sebesar Rp10 juta di brankas dan HP merek Oppo warna biru. Sehingga Fitrinof mengalami kerugian sebesar sekitar Rp14 juta.
"Modusnya, dengan merusak blower dinding toko. Kemudian masuk ke toko dan mengambil uang yang disimpan di brankas," ujar Enrico dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Berdasarkan laporan korban dan keterangan saksi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kemudian, tim yang dipimpin Panit II Unit Reskrim Polsek Natar Iptu Nurdin Efendi, melakukan penyelidikan dan berhasil menangkat tersangka, Rabu (30/3/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.
Pelaku dijerat Pasal 363 KUH Pidana ini dan kini diamankan di Polsek Natar bersama barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah
-
Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala