SuaraLampung.id - Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu meringkus kurir sabu berinisial ST (33) di areal lapangan futsal Pekon Sukoharjo II, Kecamatan Sukoharjo, Senin (28/3/2022) pukul 21.30 WIB.
ST ditangkap saat mengantar sabu kepada pemesan. Saat penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara aparat kepolisian dari Polres Pringsewu dengan tersangka ST.
Kasat Narkoba Polres Pringsewu AKP Khairul Yassin Ariga mengatakan, tersangka berupaya kabur usai tepergok membuang sebuah bungkusan yang diduga berisi sabu ke tepi jalan.
Tak hanya itu, tersangka juga kedapatan membawa sebilah senjata tajam jenis rencong.
“Polisi sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan tersangka. Tersangka berhasil diamankan setelah terjatuh saat pengejaran,” ungkap AKP Khairul Yassin, Rabu (30/3/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Mengetahui tersangka membawa senjata berbahaya, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara agar tersangka berhenti dan tidak melawan petugas.
”Setelah kami lepaskan tembakan peringatan, tersangka kemudian terjatuh dan langsung dilakukan penangkapan,” terangnya
Dalam proses interogasi, tersangka ST yang berstatus residivis dalam kasus asusila tersebut, mengakui bahwa bungkusan yang dibuang tersebut adalah sabu pesanan rekannya yang dalam penyelidikan polisi.
“Bisnis jual beli sabu dilakoni tersangka sejak tiga tahun lalu. Selain menjadi kurir, tersangka juga berperan sebagai pemakai sabu,” kata AKP Khairul.
Baca Juga: Bukan Pengedar, Vokalis Sisitipsi Muhammad Fauzan Lubis Jalani Rehabilitasi
Tersangka berikut barang bukti satu buah plastik klip berisi sabu serberat 0,23 gram terbungkus uang kertas pecahan Rp2000. Kemudian, sebilah senjata tajam jenis rencong, dibawa ke Mapolres Pringsewu.
Tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia