SuaraLampung.id - Presiden Barcelona Joan Laporta mengaku tidak menyesal menjual Lionel Messi ke Paris Saint Germain (PSG).
Lionel Messi dijual ke PSG karena Barcelona mengalami masalah finansial.
Megabintang Argentina itu akhirnya berpisah dengan klub yang telah dibelanya sejak remaja itu untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer.
"Ini keputusan yang paling menyedihkan," kata Laporta kepada media resmi Barcelona dalam laman Marca pada Selasa.
“Saya tidak akan pernah ingin melakukannya, tetapi saya juga tidak menyesal karena kami harus menempatkan klub di atas segalanya, itulah yang kami lakukan, bahkan dia pemain terbaik. Situasinya memang seperti itu."
Laporta kemudian menegaskan Barcelona akan kembali ke jalur kesuksesan, tetapi itu memerlukan kerja keras semua orang dalam klub.
"Kami menghadapi kenyataan. Tampaknya setelah itu (kepergian Messi) tidak ada apa-apa, tetapi sejarah Barcelona terus berlanjut dan dengan kerja keras dan keputusan yang matang kami bisa kembali sukses, itulah yang sedang kami lakukan."
Barcelona sendiri mulai bangkit sejak Xavi Hernandez menempati kursi pelatih.
Dia berhasil membawa klubnya naik peringkat ketiga klasemen Liga Spanyol dan melaju ke babak 16 besar Liga Europa setelah mengalahkan Napoli dalam agregat 5-3. (ANTARA)
Baca Juga: Real Madrid vs PSG: Mbappe Mungkin Absen, Ancelotti Masih Ketar-ketir pada Messi dan Neymar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung