SuaraLampung.id - Terduga Pelaku mutilasi Rafi, bocah kelas 5 SD asal Lampung Timur, sempat dihakimi massa di lokasi kejadian di perkebunan Dusun Subing Jaya, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (3/3/2022) pagi.
Terduga pelaku diketahui bernama Khairul Anwar (25), orang yang menjaga kebun tempat korban bermain.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Ferdiansyah mengatakan, sebelum di bawa ke polres terduga pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa di lokasi kejadian.
Ketika warga dan polisi sedang membawa jenazah korban untuk dievakuasi, tiba tiba muncul salah seorang pria.
Lalu sejumlah warga langsung menduga pria itu adalah pelakunya dan mencoba untuk melakukan pengeroyokan.
"Saat itu juga anggota kami langsung mengamankan dengan membawa sepeda motor menuju Polres Lampung Timur," ujar dia.
Ferdiansyah mengatakan Khairul Anwar saat ini sedang diperiksa di Polres Lampung Timur.
Polisi juga akan mendalami kondisi kejiwaan pelaku karena beredar kabar pelaku adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Katanya pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa. Ini perlu dibuktikan. Yang pasti sekarang sudah kami tangkap," kata AKP Ferdiansyah.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Bocah SD di Lampung Timur Jadi Korban Mutilasi
Rafi bocah kelas 5 SD asal Lampung Timur menjadi korban mutilasi dimana kepalanya terpotong dan terbelah serta perutnya robek.
Jasad Rafi korban mutilasi ditemukan di Perkebunan Dusun Subing Jaya, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (3/3/2022) pagi.
Menurut keterangan Kepala Desa Rajabasa Lama, Zunaidi sebelum peristiwa pilu terjadi korban bersama dua rekannya pergi ke kebun untuk mencari buah durian.
"Korban berangkat dari rumah sekitar pukul 05.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal pukul 06.30 oleh Pak Asli," kata Kades Rajabasa Lama Zunaidi.
Melihat kondisi tersebut, kata Zunaidi, orang yang pertama melihat peristiwa langsung memberi kabar kepada sejumlah warga dan Polisi. Seketika itu Polisi dan puluhan warga menuju perkebunan dimaksud.
Sekitar pukul, 10.00 korban selesai dievakuasi oleh pihak kepolisian dan di bawa ke Rumah Sakit Umum Sukadana, untuk di lakukan autopsi guna mengetahui benda yang digunakan untuk memutilasi korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026
-
Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah