Wakos Reza Gautama
Kamis, 03 Maret 2022 | 11:46 WIB
Ilustrasi Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Pemerintah dituding menghilangkan nama Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949. [SuaraJogja.id/Hiskia Andika]

"Sama dengan naskah Proklamasi 1945. Hanya menyebut Soekarno-Hatta dari puluhan founding parents lainnya," kata Mahfud.

Dalam konsiderans, lanjut dia, memang telah dituliskan beberapa nama yang dinyatakan sebagai penggerak dan penggagas.

"Di dalam konsiderans ditulis nama HB IX, Soekarno, Hatta, dan Sudirman, sebagai penggagas dan penggerak," tutur Mahfud. (ANTARA)

Load More