Wakos Reza Gautama
Kamis, 03 Maret 2022 | 08:27 WIB
bentrokan di PT HIM pecah, Rabu (2/3/2022). [ANTARA]

SuaraLampung.id - Bentrokan pecah antara warga Adat Lima Keturunan Bandar Dewa dengan aparat keamanan dan satpam PT Huma Indah Mekar (HIM) di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (2/3/2022).

Pecahnya bentrokan ini dikarenakan warga Adat Lima Keturunan Bandar Dewa mempertanyakan rekan mereka yang ditangkap aparat kepolisian beberapa hari sebelumnya.  

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P Silalahi mengatakan, pihaknya menangkap satu warga Adat Lima Keturunan Bandar Dewa.

Penangkapan ini berdasarkan laporan adanya pengrusakan penebangan pohon karet milik PT Huma Indah Mekar (HIM) beberapa minggu lalu.

"Tanggal 7 Februari 2022 lalu, kami mendapatkan laporan bahwa adanya penebangan pohon karet PT HIM oleh masyarakat Adat Lima Keturunan Bandar Dewa. Saat ini kami sedang mintai keterangan terkait penebangan tersebut," katanya, Rabu (2/3/2022) malam.

Dia melanjutkan dengan diamankannya satu warga tersebut, kemudian terjadi bentrok antar warga dan satpam PT HIM pada Rabu tanggal 2 Maret 2022 sekitar Pukul 15.00 WIB.

"Mereka mempertanyakan rekannya yang sedang kita mintai keterangan atas pengrusakan itu," kata dia.

Sunhot menjelaskan, dalam bentrokan tersebut, terjadi beberapa orang yang mengalami luka di antaranya satu polisi akibat lemparan batu oleh warga di lokasi pintu masuk perkebunan PT HIM.

"Satu anggota saya Kasat Intel luka di bagian kepalanya akibat lemparan batu. Kemudian ada juga satpam dan pegawai dari PT HIM. Berdasarkan laporan ada juga satu warga yang mengalami luka," kata dia.

Baca Juga: Bentrok Warga Adat Lima Keturunan Bandar Dewa dengan Satpam PT HIM, Satu Orang Luka

Ia menambahkan hingga Rabu malam, peristiwa bentrok tersebut telah aman dan kondusif.

Namun, dirinya tetap menempatkan sejumlah personel di lokasi untuk berjaga agar tidak terjadinya bentrokan susulan.

Pada perkara pengrusakan pohon karet tersebut, pihaknya ke depan terus melakukan pemeriksaan dan saksi-saksi terkait adanya pengrusakan atau penebangan pohon karet milik PT HIM tersebut.

"Ke depan tetap kita proses dan kita periksa saksi-saksi sampai kita lakukan penahanan," katanya. (ANTARA)

Load More