SuaraLampung.id - Pemerintah Lampung menutup Taman Gajah guna mencegah terjadinya kerumunan di tengah peningkatan penularan kasus COVID-19.
"Taman Gajah ini masuk dalam kategori tempat publik, dan untuk sementara ditutup sementara hingga ada ketentuan lebih lanjut," kata Kepala Satuan Polisi (Satpol PP) Provinsi Lampung M. Zulkarnain, di Bandarlampung, Senin.
Penutupan di Taman Gajah tersebut tidak dilakukan sepenuhnya. Warga sekitar yang ingin berolahraga di taman masih diperbolehkan, selama menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Untuk olahraga masih boleh, tapi tidak boleh berkerumun. Kalau ada yang berkerumun, terpaksa dibubarkan. Akan kami pantau terus untuk penerapan protokol kesehatan," katanya.
"Untuk aktivitas, dibatasi tidak boleh ada aktivitas pada pukul 18.00 WIB lebih, karena di jam itu biasanya masyarakat ramai datang; yang jelas kami tutup sementara untuk saat ini," tegasnya.
Penerapan protokol kesehatan ketat juga berlaku bagi para pedagang yang berjualan di komplek Taman Gajah.
"Tidak boleh makan di tempat, dan menyediakan tempat duduk. Kalau berjualan, tetap (boleh), tapi harus dibawa pulang," tukasnya.
Pengawasan tersebut akan terus dilakukan untuk mencegah adanya kelalaian dan pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan di Taman Gajah, katanya.
"Penegakan protokol kesehatan akan terus dilakukan, sebagai upaya pencegahan perluasan kasus," ujar Zulkarnain. (ANTARA)
Baca Juga: Ekspor Lampung pada Akhir 2021, Beranjak Naik 15,54 Persen
Berita Terkait
-
Ekspor Lampung pada Akhir 2021, Beranjak Naik 15,54 Persen
-
Kasus COVID-19 di Lampung Bertambah 617, Empat Orang Meninggal Dunia
-
Dituding Terlibat Gratifikasi Pengadaan Reklame Layanan Masyarakat, Kasi Intel Kejari Pringsewu Beri Jawaban Ini
-
Diduga Patah Hati, Remaja 16 Tahun di Palas Gantung Diri di Kamar
-
Anak 10 Tahun Dianiaya Ibu Kandung: Dipekerjakan Sebagai Tukang Parkir, Disiksa Jika Setoran Kurang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos, Ini Bahayanya
-
7 Promo Indomaret untuk Belanja Camilan dan Minuman Lebih Hemat di Awal Tahun 2026
-
7 Fakta Mengerikan Ayah di Pringsewu Rudapaksa Anak Tiri Selama 7 Tahun, Korban Sejak Kelas 5 SD
-
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
-
7 Promo Tambah Daya PLN untuk Rumah Tangga dan UMKM, Diskon 50% Awal 2026