SuaraLampung.id - PT PGN Tbk, sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero), membuka lowongan kerja mencari talenta mengawal peningkatan pemanfaatan gas bumi di era transisi energi nasional.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Beni Syarif Hidayat mengatakan dalam menghadapi tantangan dan perubahan lingkungan bisnis yang dinamis, PGN sebagai subholding BUMN mendapatkan mandat pemerintah untuk mendorong pemanfaatan gas bumi di seluruh wilayah di Indonesia.
"Kami membutuhkan talenta terbaik dalam mengawal peningkatan pemanfaatan gas bumi di era transisi energi sekarang ini untuk menggerakkan perekonomian nasional melalui utilisasi gas bumi," ujarnya.
Menurut Beni, lowongan kerja diperuntukkan bagi fresh graduate dalam program bimbingan profesi sarjana (BPS) bagi lulusan S1/D4 dan bimbingan praktis ahli (BPA) bagi lulusan D3 dari berbagai jurusan.
Pendaftaran rekrutmen dilakukan secara daring melalui web https://careers.pgn.co.id tanpa dipungut biaya dan komunikasi hanya melalui web career PGN dan email pgn.co.id.
Pelamar tidak diwajibkan membeli tiket transportasi atau akomodasi melalui agen travel manapun. Meski demikian, pelamar diminta tetap mewaspadai segala potensi penipuan lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan PGN.
"Kesempatan menjadi Perwira Subholding Pertamina ini terbuka lebar bagi yang ingin mengabdikan diri di BUMN, khususnya sektor energi gas bumi. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Hati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan PGN. Pastikan selalu akses di kanal informasi resmi perusahaan," ujar Beni.
Situs resmi Pertamina Gas Negara di https://careers.pgn.co.id.
Periode pendaftaran dari 21 Februari-13 Maret 2022 dengan hanya kandidat terbaik yang akan diundang untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. (ANTARA)
Baca Juga: Kasus Positif COVID-19 di Lampung Bertambah 801 Orang, 14 Daerah Berzona Kuning
Tag
Berita Terkait
-
Temui Jokowi di Istana Bogor, Asian Development Bank Sampaikan Dukungan Transisi Energi di Indonesia
-
Kurang dari 30 Tahun, PLTU Akan 'Menghilang' dari Indonesia
-
Bangun Jaringan Gas Bumi di DIY, PT PGN Targetkan 2024-2025 Pembangunan 4 Juta Jaringan Terealisasi
-
Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi
-
Berkomitmen Transisi ke Energi Ramah Lingkungan, Jokowi: Energi Hijau Butuh Biaya Sangat Besar
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit