SuaraLampung.id - Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang (PN Tanjungkarang) Kota Bandar Lampung lockdown selama sepekan karena ada pegawai dan hakim dinyatakan reaktif Covid-19, Selasa (15/02/2022).
Dari hasil swab yang dilakukan di PN Tanjungkarang, diketahui 14 orang pegawai dan hakim di PN Tanjungkarang, Bandar Lampung dinyatakan reaktif COVID-19.
Rinciannya sebanyak 11 orang reaktif dan 3 orang dinyatakan positif berdasarkan tes PCR.
Humas PN Kelas IA Tanjungkarang Hendri Irawan membenarkan ada pegawai dan hakim dinyatakan positif Covid-19 hasil tes swab yang dilakukan di PN Tanjungkarang.
"Mulai besok, Rabu (16/02/2022) sampai Kamis (24/02/2022) PN Tanjungkarang melakukan lockdown,"kata Hendri Irawan, Rabu (15/02/2022).
Sementara itu, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Dadi Rachmadi mengatakan bahwa PN Tanjungkarang melakukan swab, dimana hasilnya ada 14 reaktif dan 3 orang yang positif PCR.
"Oleh karena itu, besok Rabu (16/02/2022) akan dilakukan WFH selama enam hari ke depan sampai Rabu (23/02/2022) dan hari Kamis, (24/02/2022) akan aktif lagi," kata Dadi Rachmadi, Rabu (15/02/2022).
Dia menjelaskan sesudah WFH aktivitas perkantoran akan dilakukan seperti biasa dan untuk perkara sidang yang dilaksanakan hanya bersifat putusan akan tetap dilakukan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.
"Ada sidang yang tetap dilakukan seperti sidang putusan. Dan untuk pelayanan PTSP tetap dilaksanakan, " ujarnya.
Baca Juga: Berkas Sudah di Pengadilan, Akbar Tandaniria Mangkunegara Segera Disidang
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung