SuaraLampung.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengemukakan adanya keluhan demam, batuk pilek dan nyeri tenggorokan merupakan saat yang tepat untuk mendiagnosis risiko COVID-19.
Menurut Reisa, indikator gejala tersebut perlu diperhatikan masyarakat di yang saat ini berdomisili di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dengan kasus COVID-19 yang relatif tinggi.
"Kalau misalnya kita mengalami gejala-gejala yang mengarah ke penyakit COVID-19 seperti keluhan demam, batuk pilek, nyeri tenggorokan, jadi sebaiknya kita berpikir dulu ke arah COVID-19. Jadi kita harus antisipasi dulu," ujarnya.
Kalau dapat terdeteksi dini, kata Reisa, maka akan lebih cepat bisa ditangani melalui asupan obat yang tepat dan isolasi demi melindungi orang-orang di sekitar.
Reisa yang juga menjabat sebagai Duta Perubahan Perilaku itu mengatakan pada tataran kedokteran terdapat dua kriteria diagnosis, yakni diagnosis berjalan dan diagnosis banding.
"Kalau ternyata hasil pemeriksaannya negatif, bisa dipikirkan kemungkinan-kemungkinan penyakit yang lain," katanya.
Reisa mengatakan saat ini penyakit selain COVID-19 juga tengah mengalami tren peningkatan seperti dengue pada anak-anak hingga diare yang berkaitan dengan musim pancaroba.
"Batuk pilek karena influenza juga masih ada, bukan berarti Influenza hilang digantikan COVID-19. Jadi masih ada risiko penyakit itu, makanya kita harus melakukan pemeriksaan swab," ujarnya.
Jika hasilnya mengindikasikan positif, kata Reisa, maka perlu dilakukan karantina diri, kemudian harus melakukan pemeriksaan ulang swab pada hari kelima.
Baca Juga: Andi Muhammad Ishak: Cakupan Vaksinasi di Kaltim Dosis Satu 92,70 persen, Dosis Dua 71,44 persen
"Karena biasanya kalau COVID-19 ada yang namanya masa inkubasi. Biasanya virus itu akan semakin mudah untuk terdeteksi kalau jumlahnya juga sudah makin banyak di dalam tubuh," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu