SuaraLampung.id - Iwan Fals mempercayakan penggarapan video klip lagu "Untukmu" kepada teman duetnya Nadin Amizah.
"Untukmu" merupakan salah satu lagu Iwan Fals yang diambil dari album "Pun Aku". Album tersebut telah dirilis pada September 2021.
Nadin merupakan salah satu musisi yang terlibat dalam penggarapan album "Pun Aku" Iwan Fals. Tak hanya sebagai penyanyi tamu, Nadin juga mendapat peran lain sebagai sutradara.
"Cikal (produser) minta aku untuk menjadi sutradara video klipnya. Tapi sebenarnya, aku sedang tidak fleksibel soal eksekusi kreatif. Jadi, aku perlu untuk mengajak Sendry Alvin untuk menjadi sutradara. Aku jadi co-director aja," ujar Nadin dalam keterangan resminya dikutip Selasa (15/2/2022).
Berbekal permintaan itu, Nadin kemudian menggarap cerita untuk video musik "Untukmu". Nadin kebagian peran untuk menciptakan ide cerita sedangkan Sendry yang mengolahnya menjadi visual yang menarik.
"Dia mengolahnya dengan sangat sempurna. Persis banget seperti apa yang aku inginkan dalam kepala," kata Nadin.
Sementara itu, Iwan Fals mengatakan bahwa Nadin sangat serius menggarap ide cerita untuk video klip terbarunya. Iwan juga cukup senang melihat hasilnya.
"Nadin begitu serius. Alur cerita untuk video musiknya dia yang bikin dengan simbol dua orang anak kecil perempuan dan laki-laki. Terus ada api unggun juga di dalamnya," ujar Iwan.
Video musik "Untukmu" diambil gambarnya di Kebun Raya Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Iwan mengaku baru pertama kali berkunjung ke tempat tersebut.
Baca Juga: Chord Aku Milikmu Malam Ini, Lagu Karya Musisi Indonesia Legendaris Iwan Fals
"Syutingnya seru. Saya juga kaget di Cibinong ada kebun raya, hutan kota, hutan yang kecil. Saya jadi tahu dekat rumah ada begitu," katanya.
Lagu "Untukmu" ditulis oleh Iwan pada saat kondisi pandemi sedang mulai ganas di periode 2020-2021. Nadin kemudian diundang untuk menjadi teman duet.
"Sejak pertama kali bertemu, saya sudah bisa menangkap bahwa Nadin punya energi yang sangat positif. Sangat terasa bahwa dia sangat bersemangat menjalani pilihannya. Ketangkep juga pas dengar hasilnya ketika ia menyanyikan bagiannya di lagu ini," kata Iwan.
Untukmu sendiri mengandung kontemplasi yang dalam. Tentang bagaimana manusia menjalani konsekuensi yang dibawa oleh hidup sepanjang perjalanannya.
"Seorang manusia lahir ke dunia tanpa pernah meminta bahwa ia ingin dilahirkan. Tapi, kenyataannya terjadi. Dari kecil sampai dia dewasa dan beranak-pinak serta menjadi tua, ada banyak kewajiban yang harus dijawab," jelas Iwan.
"Pada saat jadi anak-anak, mungkin itu belum terasa. Namun seiring perjalanan waktu, berbagai macam kewajiban itu makin terasa mengintai. Dan tidak bisa dihindari. Saya menangkap bahwa sebenarnya kita bisa menjalani itu dengan gembira, seperti anak-anak yang bermain dan selalu dipenuhi keceriaan," lanjutnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Jawaban dari Balik Pintu, Istri di Lampung Utara Syok Temukan Suami Tewas Tertelungkup
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena