SuaraLampung.id - Loris Capirossi, yang saat ini menjabat sebagai Race Direction Representative dari Dorna Sports, mengaku terkesan dengan Sirkuit Pertamina Mandalika.
Loris Capirossi menjadi salah satu perwakilan dari Dorna Sports, selaku pemegang hak komersial MotoGP, yang ikut mengawasi dan terlibat dalam pembangunan Sirkuit Mandalika.
Bersama Franco Uncini selaku Grand Prix Safety Officer FIM, Capirossi sempat meninjau pembangunan trek di Lombok itu pada April tahun lalu saat aspal lintasan bahkan belum rampung.
Kini, mantan pebalap MotoGP yang juga juara dunia kelas 125cc dan 250cc tersebut, menyaksikan bagaimana wujud jadi lintasan Mandalika dalam kunjungan keduanya ke trek tersebut.
"Saya sangat terkesan dengan pekerjaan yang telah diselesaikan, layout treknya semua orang suka, para pebalap menikmatinya," kata Capirossi ketika ditemui Antara di Mandalika, Jumat (11/2/2022).
"Semua pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun sangat baik, kami sangat senang kembali ke Indonesia.
"Ini sangat penting bagi kami, bagi market, dan kami tahu Indonesia memiliki banyak fan, dan senang rasanya bisa ke sini lagi."
MotoGP kembali ke Indonesia setelah 25 tahun absen, dan kali ini Sirkuit Mandalika menjadi venue baru yang bakal menggelar balapan kedua di kalender pada 20 Maret nanti.
Sirkuit sepanjang 4,3km itu itu juga mendapat kehormatan sebagai arena tes pramusim pada 11-13 Februari yang akan menjadi momen krusial bagi tim dan pebalap dalam pengembangan motor baru mereka serta menentukan arah di awal musim.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Mandalika 2022, Lengkap dengan Kalender Balap Musim Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!
Sebagai sirkuit baru, Capirossi memaklumi apabila terdapat sejumlah kendala, seperti ketika kondisi lintasan yang kotor yang mengganggu jalannya hari pertama tes.
Sesi tes sempat dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan penyelenggara membersihkan trek sebelum membuka kembali lintasan pada pukul 12:00 WITA.
"Soal treknya, normal pertama kalinya sedikit kotor karena tidak ada yang membalap sebelum kami" kata Capirossi, yang pernah membalap untuk Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki di MotoGP tersebut.
"Saat ini tidak terlalu masalah karena ini baru tes, kami punya waktu untuk membersihkannya dan mengatur segalanya. Tapi kami harap mulai besok dan Minggu, kondisi treknya bagus untuk pengujian dan semuanya.
"Tapi bagaimanapun juga untuk trek baru, hal seperti itu normal."
Terkait dengan homologasi trek, Capirossi mengungkapkan trek Sirkuit Mandalika telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh FIM.
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Mandalika 2022, Lengkap dengan Kalender Balap Musim Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!
-
Viral Wartawan sedang Siaran Meliput Mandalika, Ada Toyota Avanza Melintas di Tengah Sirkuit Bikin Salah Fokus
-
Cerita Pembalap MotoGP di Mandalika, Kaget Lihat Ibu-ibu Bonceng 4 Anak hingga Serbu Konter HP
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Investasi Bandar Lampung Tembus Rp744 Miliar di Awal 2026, Singapura Jadi Investor Paling Royal
-
Kedok Penimbun Solar di Pringsewu Terbongkar Saat Sopir Sedang Nyedot BBM
-
Kisah Pilu Kakek Mujiran: Curi Getah Karet demi Cucu yang Kelaparan Berujung Jeruji Besi
-
Kakek 75 Tahun di Bandar Lampung Cabuli Bocah Tetangga dengan Modus Rayuan Uang Jajan
-
Kedok Bisnis Emas: Tipu Rekan Setengah Miliar, Ternyata Nyambi Tambang Ilegal dan Bandar Sabu