SuaraLampung.id - Sebuah masjid di Jerman menjadi target vandalisme pada Rabu (9/2/2022).
Kelompok tak dikenal membuat lambang swastika di salah satu pintu masjid, demikian menurut ketua lembaga Muslim.
Turgut Ulker dari Serikat Islam-Turki untuk Urusan Agama (DITIB) menyatakan bahwa sejumlah serangan serupa juga terjadi di Dortmund bulan lalu.
Menurutnya, rangkaian serangan ini, yang baru-baru ini meningkat, membuat mereka khawatir.
"Kami mendesak otoritas agar segera mengambil tindakan darurat dan melindungi tempat-tempat ibadah kami. Kami akan melanjutkan perjuangan kami melawan rasisme di Dortmund, bersama dengan seluruh lembaga demokratis. Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa Dortmund masih menjadi sebuah kota yang menjunjung tinggi toleransi," ucapnya.
Polisi yang mengusut lokasi kejadian menutup coretan swastika dengan cat semprot. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung