SuaraLampung.id - Federasi Badminton Dunia (BWF) mengumumkan tujuh peserta India Open 2022 terpapar COVID-19.
Menurut BWF, hasil positif itu didapatkan setelah seluruh peserta India Open 2022 menjalani uji COVID-19 melalui metode PCR yang dilaksanakan pada Selasa (11/1/2022), demikian laporan BWF menyebutkan, Kamis (13/1/2022).
Merespon hasil ini, ketujuh peserta yang diketahui positif terpaksa mengundurkan diri dari turnamen, termasuk pasangan ganda peserta yang positif juga diharuskan mundur.
Pada aspek turnamen, peserta yang mundur tidak bisa digantikan di undian utama dan lawan mereka berhak maju ke babak selanjutnya dengan mendapat kemenangan "walkover".
Panitia pelaksana dan BWF juga memastikan turnamen sudah menerapkan protokol kesehatan, termasuk diadakannya pengujian COVID-19 yang termasuk ke dalam panduan pelaksanaan demi memastikan keamanan dan kesehatan seluruh peserta.
Meski ada temuan kasus positif COVID-19, namun babak kedua turnamen level Super 500 tetap berlangsung hari ini, demikian laporan BWF. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA