SuaraLampung.id - Mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman membongkar mengenai keterlibatan Aliza Gunado, orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, dalam pengurusan DAK Lampung Tengah.
Taufik Rahman menyebut Aliza Gunado adalah staf Wakil Ketua MPR RI Mahyudin. Kepada Taufik, Aliza Gunado mengaku orang kepercayaan Azis Syamsuddin.
"Saat pertama bertemu Aliza di Bandar Lampung, dia mengaku orangnya Pak Azis Syamsuddin ternyata dia memang kerja di Gedung DPR di ruangan Pak Mahyudin, dia staf ahli Wakil Ketua MPR," kata mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (27/12/2021) dikutip dari ANTARA.
Taufik Rahman menjadi saksi untuk terdakwa eks Wakil Ketua DPR Muhammad Azis Syamsuddin didakwa memberi suap senilai Rp3,099 miliar dan 36 ribu dolar AS sehingga totalnya sekitar Rp3,619 miliar kepada Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain terkait pengurusan penyelidikan KPK di Lampung Tengah.
Taufik mengaku awalnya ia merasa aneh dari staf ahli Mahyudin, namun menjadi orang dekat Azis Syamsudin.
"Katanya 'Iya saya staf Pak Mahyudin tapi saya orang kepercayaan Pak Azis untuk urus proposal-proposal seperti ini," ungkap Taufik menirukan ucapan Aliza.
Taufik menyebut ia hanya ingin mencari pencairan DAK Lampung Tengah.
"Semangatnya adalah mencari anggaran, selagi ada yang bantu, saya bersedia asal tidak ada permintaan (fee) di depan," tambah Taufik.
Aliza memang meminta komitmen sebesar 8 persen dari nilai anggaran DAK yang disetujui.
Baca Juga: KPK Tanggapi Permintaan Azis Syamsuddin Minta Buka Rekaman CCTV Gedung DPR
Namun belakangan, Bupati Lampung Tengah saat itu Mustafa meminta agar Taufik menghubungi Edi Sujarwo yang disebut sebagai orang dekat Azis Syamsuddin.
Edi Sujarwo alias Jarwo juga yang mempertemukan Taufik dengan Azis Syamsuddin di Gedung DPR pada 21 April 2017. Saat itu Azis mengatakan DAK APBN Perubahan 2017 untuk Lampung Tengah sebesar Rp25 miliar.
Karena mendapat kepastian DAK APBNP 2017 Lampung Tengah yang akan cair adalah Rp25 miliar, maka Taufik dimintai pelunasan "fee".
"Saya balik ke hotel kemudian Pak Aliza hubungi, mau ketemu saya. Pak Aliza sempet protes kok dia ditinggalkan tahu-tahu saya ke Jarwo, saya jawab untuk saya tidak penting urus lewat siapa, yang penting Lampung Tengah dapat DAK. 'Kalau memang kamu orang Pak Azis, dan Pak Jarwo orang Pak Azis ya sudah, jadi Pak Aliza datang ke Hotel Veranda ngobrol sama Pak Jarwo lalu mereka ketemu saya dan bilang karena Lampung Tengah sudah ada DAK Rp25 miliar lebih sedikit jadi nunggu komitmen fee-nya 8 persen," ungkap Taufik.
Uang fee Rp2,1 miliar itu diberikan secara bertahap, yaitu tahap pertama Rp1,1 miliar diberikan pada 22 Juli 2017 oleh staf Taufik bernama Nowo kepada Aliza dan Jarwo di Hotel Veranda.
Selanjutnya pada 23 Juli 2017 diberikan lagi Rp950 juta lagi kepada Aliza dan Jarwo. Taufik mendapat laporan bahwa uang sudah diserahkan Aliza dan Jarwo kepada Vio yang disebut sebagai adik Azis Syamsuddin di Kafe Vios. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong