SuaraLampung.id - Jembatan di Jalan Teluk Ratai, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung putus akibat banjir, Minggu malam (26/12/2021).
Jembatan tersebut merupakan akses satu satunya yang menghubungkan dari arah Kota Bandar Lampung ke arah Brigif Marinir. Akibatnya lalu lintas baik dari arak Kota Bandar Lampung maupun dari arah empat Kecamatan, Padang Cermin, Way Ratai, Marga Punduh dan Punduh Pidada di Pesisir Pesawaran lumpuh.
Terlihat tumpukan kendaraan mengular dari arah Kota Bandar Lampung dan arah sebaliknya, semua diputar balik arah oleh petugas karena tidak ada akses sama sekali untuk melintas dari kedua arah.
Camat Teluk Pandan, Edi Sutrisno mangatakan jembatan itu tergerus arus sungai Way Gebang, karena intensitas hujan deras mengguyur wilayah sana sejak sore hari.
"Karena hujan dari malam hingga dini hari, air meluap karena banyak sampah jembatan tergerus dan amblas, " kata Edi Sutrisno, Senin (27/12/2021) di lokasi.
Heru (35) warga Panjang, Kota Bandar Lampung, yang hendak ke Cuku Balak, Tanggamus, terpaksa putar balik dan tidak jadi ke kampungnya.
"Iya dari pagi disini, saya mau pulang kampung di Cuku Balak. Sudah lama nunggu, ini disuruh putas balik karena tidak ada akses buat lewat," ujarnya.
Bupati Pesawaran, Dendi Ramahona dan Kadis PU Provinsi Lampung langsung tinjau lokasi jembatan yang amblas tersebut. Ia mengatakan pihak nya dan Dinas PU Provinsi Lampung, segera membuat akses agar masyarakat bisa melintas.
"Ada dua opsi, ttanggap darurat yang pertama di jembatan itu di pasang plat baja dan opsi kedua kita buat akses jembatan darurat dari atas jembatan yang rusak itu, " kata Dendi Ramadhona di lokasi, Senin (27/12/ 2021).
Baca Juga: Berlibur di Momen Natal, Warga Sumsel Pilih Berwisata ke Pantai di Lampung
Dia menjelaskan, bahwa jembatan itu, merupakan satu satunya akses jalur di Pesisir Kabupaten Pesawaran dan tidak ada akses jalan lain.
"Jalan alternatif lain yaitu melalui jalan Kedondong, kalau dari sini tidak ada akses sama sekali.Jembatan yang rusak ini merupakan kewenangan dari Pemprov Lampung. Dan sedang diupa yakan buat akses sementara di pasang plat baja dan jembatan darurat, " ujarnya.
Ditambahkan Kadis PU Provinsi Lampung, P Levi, petugas sedang mengupayakan untuk tanggap darurat, memasang plat baja dan jem batan sementara.
"Kita sedang upayakan,pemasangan plat baja dan akan buat jembatan darurat, karena jembatan ini akses satu satunya bagi warga disini. Satu atau dua hari ini, diupayakan untuk pemasangan plat baja dan jembatan bisa dilalui warga," ujarnya.
Informasi yang dihimpun suaralampung.id, jembatan tersebut di bangun pada tahun 1981 dan warga di sana sudah meminta kepada pemerintah agar jembatan tersebut segera dibangun karena sudah tergerus.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
-
Sedang Asyik di Pondok, Empat Santri Tersambar Petir
-
Harga Telur Ayam Melambung Jelang Tahun Baru, Rp30.000 per Kilogram
-
Terdengar Suara Benturan Keras di Rajabasa, Ternyata Honda Brio Tabrak Pohon
-
Empat Santri Ponpes Tersambar Petir, Dua Mengalami Luka Bakar
-
Berlibur di Momen Natal, Warga Sumsel Pilih Berwisata ke Pantai di Lampung
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB