SuaraLampung.id - Menara Masjid Taqwa Kota Metro didirikan bersamaan dengan bangunan masjid pada 21 Juli 1967. Masjid Taqwa Metro tepat berada di jantung kota.
Di sekitaran Masjid Taqwa Metro terdapat pusat pemerintahan (kantor walikota); ada alun-alun atau lapangan merdeka; ada kantor pos dan kantor polisi; ada pusat perbelanjaan atau pasar; ada rumah dinas walikota dan wakilnya; dan ada beberapa pohon beringin besar.
Rancang bangun pembangunan Menara Masjid Taqwa Metro telah direncanakan sejak masa kolonisasi.
Dalam rancang bangun Metro sebagai pusat daerah Kolonisasi Sukadana, masjid mendapatkan perhatian dari pemerintah Hindia Belanda.
Ini terungkap melalui denah bangunan yang telah digambar oleh Pemerintah Hindia Belanda berkaitan dengan akan dibangunnya pusat daerah Kolonisasi Sukadana.
Adapun lokasi yang disediakan untuk pembangunan masjid berada dalam satu kawasan atau satu komplek dengan lokasi rumah inspektur dan calon inspektur, dokter pemerintah, rumah sakit pemerintah, Kantor Administrasi Nasional dan Kantor Pengelolaan Air, sekolahan, pembangunan barak, pusat pertokoan (pasar), penggadaian, kantor pos dan kantor Volkscredietbank, (De Indische Mercuur, 1939, 165; Algemeen Handelsblad Van Woensdag, 1939, 9).
Keberadaan masjid menjadi penanda penting dari pusat aktivitas pemerintahan sekaligus sebagai salah satu komponen dari pola tata ruang pusat kota Jawa yang menganut konsep catur gatra tunggal, dimana unsur politik saling berasosiasi dengan ketiga unsur lain (ekonomi, sosial, dan religius) sebagai bagian penting dari pusat kota.
Masjid tertua yang ada di Kota Metro ini memiliki nilai-nilai sejarah dan keunikan-keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan masjid-masjid lain yang ada di kota setempat.
Menurut Buya Zakaria Ahmad (wawancara, 2021), Masjid Taqwa Metro dibangun dengan sistem swadaya murni dari masyarakat. Menurut cerita orang-orang tua kami, masyarakat ikhlas tanpa pamrih, guyup rukun bergotong royong membangun masjid. Ada yang punya kayu, nyumbang kayu; ada yang punya batu bata, nyumbang batu bata dan lain-lain.
Baca Juga: Polda Lampung Gelar Festival Mural 2021, Angkat Tema Vaksinasi COVID-19
Bayangkan, masjid sebesar itu, hanya dibangun dalam kurun waktu dua tahun saja di tahun 1967. Kira-kira 21 Juli 1967 masjid itu mulai dibangun dan dinyatakan selesai sekitar 23 Mei 1969, yang langsung diresmikan oleh Menteri Agama saat itu, yakni KH. A. Dahlan.
Salah satu bagian penting dari Masjid Taqwa Metro adalah menaranya. Gaya menara masjid ialah ketinggiannya, puncaknya, teknologi dan seni hias bangunannya. Berkaitan dengan hal ini, Masjid Taqwa Kota Metro hanya memiliki satu menara yang terletak di sisi kanan bagian depan masjid.
Ketinggian secara keseluruhan Menara Masjid Taqwa Kota Metro diperkirakan mencapai 35 meter. Bangunan menara Masjid Taqwa Kota Metro memiliki badan berbentuk selinder dan berongga dibagian dalamnya.
Pada bagian fasad, badan menara terdapat ventilasi atau lubang angin setinggi ± 60 cm dan elemen ini terbuat dari semen cetak yang berukuran ± 15 x 15 cm. Sehingga, jumlah ventilasi secara keseluruhan diperkirakan sebanyak 21 lubang angin.
Di bagian pangkal menara terdapat sebuah pintu yang terbuat dari plat besi yang berukuran 2 m x 70 cm. Di bagian antara badan dan atap menara terdapat space ruang terbuka yang disangga oleh pilar-pilar kecil berjumlah 9 buah.
Ruangan terbuka digunakan untuk meletakkan bebara pengeras suara (TOA). Sementara itu, pada bagian atap menara berbentuk lingkaran agak cembung dan pipih setebal ± 15 cm dengan diameter sekitar 2,6 m²; jari-jari 1,3 m2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong