SuaraLampung.id - Ponco Prasetyo (45), menusuk Zainal (58) tetangganya sendiri hingga tewas di Jalan Sam Ratulangi, Gang Surikah II, Bandar Lampung.
Penusukan yang dilakukan Ponco terhadap Zainal dipicu masalah keributan antara anak Ponco dan anak Zainal.
Setelah satu minggu melarikan diri, Ponco ditangkap aparat Polsek Kedaton, Bandar Lampung, Senin (25/10/2021).
Ponco mengaku khilaf menusuk korban hingga tewas. Ia mengatakan melakukan itu karena ada masalah pertengkaran anaknya dengan anak korban.
Hal itu diakui oleh Ponco Prasetyo dalam ekspos yang digelar Polsek Kedaton, Selasa (26/10/2021).
"Saya khilaf karena ada permasalahan anak. Saya cekcok mulut sama korban maka saya tusuk korban pakai pisau dapur, " katanya.
Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafry mengatakan, kasus penusukan terjadi karena permasalahan antara anak tersangka dengan anak korban.
"Korban dan pelaku bertetangga. Kasus diawali keributan antara anak korban dengan tersangka. Terjadilah cekcok mulut antara korban dan tersangka sampai terjadi penganiayaan berat itu," kata Ery.
Dia menjelaskan, tersangka mengaku khilaf melakukan penganiayaan berat terhadap korban karena ada perkelahian antara anak tersangka deng an anak korban.
Baca Juga: Tegur Anak Pelaku yang Tendang Anaknya, Zainal Ditusuk Tetangga Sendiri hingga Tewas
"Hasil pemeriksaan tersangka menggunakan melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan pisau. Akibatnya korban mengalami satu luka tusuk. Korban sempat dirawat di rumah sakit dan meninggal kemarin," jelasnya.
Dia menambahkan, bahwa pihak Polsek Kedaton,berupaya melakukan pendekatan terhadap keluarga korban maupun keluarga tersangka dan pasti diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Terhadap tersangka pasti kita proses sesuai hukum yang berlaku pasal 351 KUHP tentang penganiayan berat, dan masih dalam proses penyelidikan oleh petugas dan tidak menutup kemungkinan bisa dikenakan pasal berlapis, " ujarnya.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu