SuaraLampung.id - Kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandar Lampung, terhadap warga bernama Rendi Aditiya berakhir damai.
Kedua belah pihak baik pegawai Disdukcapil Bandar Lampung maupun korban sepakat damai.
Perdamaian kasus penganiayaan oleh sejumlah oknum Disdukcapil Bandar Lampung ini ternyata tidak begitu saja menghentikan proses hukum di kepolisian.
Diketahui korban Rendi sempat melaporkan kasus penganiayaan ke Polresta Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto mengatakan, perdamaian tertulis terhadap kedua pihak, tidak serta-merta menggugurkan proses hukum. Ino menilai, siapapun yang terlibat dalam penganiayaan ini tetap dimintai keterangan.
"Perdamaian silahkan saja, mereka berdamai tapi tetap kami proses. Siapa yang terlibat didalamnya, ya tetap dimintai keterangan, sudah ada beberapa yang sudah dimintai keterangan," kata Kombes Ino Harianto, Selasa (21/9/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Ada pun beberapa orang yang terlibat atas peristiwa penganiayaan ini, dimintai keterangan oleh pihak kepolisian baru sebatas saksi.
Hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, oleh Tim Penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung.
"Mereka diperiksa sebagai saksi, tentu nantinya ada mekanisme tertentu. Jadi kami belum menetapkan sebagai tersangka, karena dari keterangan mereka baru nanti bisa ditingkatkan lagi," ujar Ino Harianto.
Baca Juga: Diperiksa, Manajemen Bakso Sony Diminta Jujur Masalah Pajak
Sebelumnya peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Rabu (1/9/2021) siang.
Pihak Pemkot Bandar Lampung sudah memberikan teguran, hingga merolling terhadap oknum pegawai yang terlibat insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar
-
Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung
-
139 SPPG Bandar Lampung Lolos Uji Sanitasi Ketat, Ribuan Juru Masak Disertifikasi Khusus
-
Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas
-
Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi