SuaraLampung.id - Ustaz Abdul Somad bicara mengenai Taliban di Afghanistan yang dianggap teroris.
Pembicaraan mengenai Taliban teroris ini diungkapkan Ustaz Abdul Somad saat menjawab pertanyaan jamaah.
Ada seorang jamaah bertanya ke Ustaz Abdul Somad mengenai Taliban yang disebut teroris.
Ustaz Abdul Somad memulai penjelasannya mengenai negara Uni Sovyet yang menjajah negara-negara Islam seperti Uzbekistan, Tajikistan, Kazakhstan, Kirgistan dan Afghanistan.
"Tan itu artinya tanah. Uzbekistan itu tanah Uzbek, Afghanistan itu tanah afghan," kata Ustaz Abdul Somad dikutip dari YouTube Ustadz Abdul Somad Official.
Afghanistan, kata Ustaz Abdul Somad, adalah negara kecil yang berjuang melawan Uni Sovyet. Perjuangan itu berakhir manis dimana Afghanistan berhasil merdeka. Sementara Uni Sovyet bubar menjadi negara kecil namanya Rusia.
Ustaz Abdul Somad lalu menjelaskan asal usul Taliban di Afghanistan. Menurut dia, ada anak-anak dari Afghanistan menuntut ilmu di India bernama Darul Ulum yang artinya Rumah pengetahuan.
Taliban memiliki akidah maturidi, mahzab fikih Hanafi dan tarekat naqsyabandiyah.
Sementara di Indonesia, kata Ustaz Abdul Somad, akidahnya Asy'ari, fikihnya Syafii.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Muda, Warganet: Mirip Oppa Korea!
"Yang disebut Ahlus Sunnah Wal Jamaah adalah Asyari Maturidi," tuturnya.
Kata Ustaz Abdul Somad, Taliban berasal dari tolaba yang artinya penuntut ilmu.
"Snak-anak afghanistan yang menuntut ilmu ke Darul Ulum India Balik ke kampung halamannya. Akidahnya maturidi, fikihnya hanafi, tarekatnya naqsyabandi. Itulah mengapa Wahabi benci kepada Taliban karena bertarekat naqsyabandi," jelas dia.
Lalu timbul pertanyaan mengapa Taliban bersenjata?
"Karena mereka sudah lama punya senjata sejak melawan Rusia. Berlanjutlah sekarang mereka ingin menerapkan syariat Islam," kata Ustaz Abdul Somad.
"Kenapa mereka disebut teroris? Yang menyebut teroris Amerika Serikat. karena amerika diusirnya lari tunggang langgang," ujar Ustaz Abdul Somad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang