SuaraLampung.id - Komika Coki Pardede ditangkap aparat kepolisian karena kasus kepemilkan narkoba jenis sabu.
Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti sabu dan alat suntik di rumah Coki Pardede.
Belakangan polisi menerangkan bahwa Coki Pardede menggunakan sabu dengan cara tak lazim.
Coki Pardede menyuntikkan sabu ke dubur bukan diisap seperti yang biasa dilakukan para pengguna sabu.
Kuasa hukum Coki Pardede, Milano Lubis membantah kabar kliennya menggunakan narkoba jenis sabu lewat dubur. Ia menegaskan hal itu tidak benar adanya.
"Kemarin ada peristiwa mengunakan di mana-dimana (di dubur) itu nggak benar. Sebenarnya bukan itu, ceritanya bukan seperti itu," kata Milano Lubis ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2021) dikutip dari Suara.com.
Menurut Milano, saat itu Coki Pardede hanya menjelaskan beragam cara menggunakan sabu dimana salah satunya bisa melewati dubur.
"Dia itu menggambarkan bisa menggunakan itu, bisa pakai ini, pakai ini. Maksudnya Coki, tidak ada seperti itu, sebenarnya lebih kepada, bisa lihat konten yang mana, channel apa, itu ada gampang," katanya memaparkan.
Entah mengapa penjelasan komika 33 tahun itu ramai diberitakan sebagai cara Coki Pardede biasa memakai sabu. Milano mengaku bingung lantaran tidak sesuai fakta.
Baca Juga: Soal Coki Pardede Nonton Video Porno Sejenis, Pengacara Bilang Begini
"Tapi bukan dia seperti itu, nggak ada lah, jauh itu, tidak pernah ada memakai seperti itu, tidak pernah ada. Cuma kita nggak ngerti kenapa tiba-tiba beritanya jadi seperti itu, padahal bukan itu sebenarnya," imbuh Milano.
Milano menegaskan, Coki Pardede menggunakan narkoba jenis sabu sama seperti cara pengguna lainnya.
"Normal, pokoknya jauh dari yang diberitakan itu. Maksudnya bukan seperti itu. Saya enggak ngerti penyampaiannya seperti apa, kenapa jadi beritanya seperti itu," katanya menegaskan.
Sebelumnya Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, mengatakan Coki Pardede mengonsumsi sabu dengan cara yang tak lazim. Bukan dibakar lalu dihisap, Coki memasukkan sabu yang sudah dilarutkan lewat anal.
Menurut Deonijiu, Coki Pardede mengaku memakai cara itu karena reaksinya lebih cepat dari teknik lama.
"Ini katanya yang disampaikan kepada penyidik dia itu lebih cepat prosesnya daripada dihisap," ujar Deonijiu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
-
BRI KKB National Expo Catat Rekor MURI, Hadirkan Penawaran Pembiayaan di 131 Lokasi
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Misteri di Balik Gerbang Kafe Bunga Way Laga: Sudarto Ditemukan Mati dalam Kesunyian