Sampai di Andalusia, Abdurrahman menemui para petinggi Andalusia. Karena kecerdasannya, beberapa kelompok sepakat mengangkat Abdurrahman sebagai pemimpin.
Namun ada juga kelompok yang tidak mau mengangkat Abdurrahman sebagai pemimpin. Terjadilah perang antara kubu Abdurrahman dengan kubu Yusuf bin Abdurrahman Al Fihri.
Peperangan dimenangkan Abdurrahman. Ia pun diangkat sebagai pemimpin di Andalusia. Di masa kepemimpinannya, Islam di Andalusia mencapai puncak kejayaannya.
Di masa kepemimpinnya di Andalusia, lahirlah para tokoh terkenal seperti Ibnu Malik pengarang Alfiyah, Imam Qurtubi.
Keberhasilan Abdurrahman menaklukkan dan mendobrak Andalusia membuatnya diberi gelar Ad-Dakhil.
Abdurrahman Ad-Dakhil memimpin Islam di Andalusia selama kurang lebih 32-34 tahun. Di usianya ke-58 tahun, ada yang menyebut 61 tahun, Abdurrahman Ad-Dakhil wafat. Ia dimakamkan di Cordova, Spanyol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Proyek Raksasa PSEL Lampung Raya Senilai Rp3 Triliun Segera Groundbreaking
-
Ajaib! Nopianto Berenang Arungi Selat Sunda dalam Gelap Usai Terhempas dari Kapal
-
Menyamar Jadi Pekerja, Komplotan Penjarah Pintu Air Irigasi Keok di Tangan Tim URC Tulang Bawang
-
Spesialis Curanmor di Bandar Lampung Diringkus, 3 Rekannya Masih Gentayangan
-
Kejar PAD Rp 2,9 Triliun, Hotel dan Restoran Masih Jadi Primadona di Bandar Lampung