SuaraLampung.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandar Lampung akan segera digelar.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana menggelar PTM setelah Bandar Lampung masuk dalam PPKM level 3. Saat ini Bandar Lampung masih dalam status PPKM level 4.
Menurut Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat ini persiapan ke arah PTM sedang dilakukan.
"Insya Allah kita akan buatkan sampel dahulu untuk PTM ini. Samplenya sudah kita buatkan sekat-sekat per meja siswa. Karena untuk saat ini PTM yang diajurkan hanya untuk Level 1-3," kata Eva usai apel pengarahan penanganan Covid-19 di Halaman Parkir Pemkot Bandar Lampung, Jumat (27/8/2021) sore dikutip dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Mengenai syarat vaksinasi bagi tenaga pendidik jika ingin menggelar PTM, Eva mengaku seluruh tenaga pendidik di Bandar Lampung sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Sementara itu kata Eva Dwiana, saat ini Bandar Lampung masuk zona oranye dan dengan tingkat ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) mengalami penurunan.
"Untuk BOR sudah mengalami penurunan dengan 40,33%. Pemeriksaan antigen secara acak dengan 100-150 sample. Alhamdulillah semuanya negatif. Mudah-mudahan dengan kabar baik ini bisa menambah kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat. Jangan lengah walau ada kelonggaran," kata Eva Dwiana.
Terkait vaksin, Eva mengatakan sudah didistribusikan langsung ke kecamatan untuk percepatan vaksinasi.
"Kita sudah berusaha memberikan vaksin ini langsung ke bawah agar semua masyarakat bisa divaksin. Beberapa unsur seperti TNI dan Polri, serta dari masyarakat juga banyak membantu percepatan vaksinasi ini. Siapa saja warga masyarakat Bandar Lampung yang ingin di vaksin, Pemkot akan menyiapkannya," kata Eva.
Baca Juga: Jelang PTM di Sekolah Pekan Depan, 79,4 Persen Siswa di DKI Telah Divaksin
Pada bagian lain, Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Edwin Rusli, mengatakan masyarakat bisa menggunakan vaksin Covid-19 jenis Moderna dengan dua kali penyuntikan.
"Tapi syaratnya harus yang belum divaksin sama sekali, karena kita melarang menggunakan mix jenis vaksin yang sebelumnya menggunakan Sinovac tidak bisa," kata Edwin.
Dia mengatakan stok vaksi di Bandar Lampung masih tercukupi, untuk jenis moderna sudah diterima 543 fial atau 543.000 dosis, dan ada penambahan 800 fial.
Sedangkan vaksinasi anak akan dilaksanakan setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus