Ilustrasi Cak Nun. Cak Nun pernah pasang badan untuk Prabowo Subianto di masa reformasi. [instagram]
"Tak gebrak meja. Siapa yang yakin Prabowo penculik? Ga ada yang ngacung. Saya tau mereka tak punya bukti. Cuma isu," tuturnya.
"Tapi kan siapa yang berani di depan banyak orang seperti itu," kata Cak Nun.
Di masa itu, kata Cak Nun, orang-orang tidak ada yang mau mendekati Prabowo. Bahkan tidak ada orang yang mau mobilnya dinaiki Prabowo di zaman reformasi.
Tidak hanya itu. Cak Nun mengaku sampai bertengkar dengan Amien Rais gara-gara membawa Prabowo ke rumahnya di Yogyakarta.
Menurut Cak Nun, Amien Rais menelepon memarahinya karena membawa Prabowo ke rumahnya. Namun Cak Nun tidak memperdulikan omelan Amien Rais.
"Itu demi Prabowo," kata Cak Nun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong