SuaraLampung.id - Sahabat Dokterswoning didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro bertemu Wali Kota Metro, Wahdi, Sabtu (21/8/2021) di Rumah Dinas Wali Kota Metro.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Puspita didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Seprita menjelaskan perkembangan pengerjaan Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro, kesiapan aplikasi Metro Mobile Heritage dan rencana penerbiran buku sejarawan lokal.
“Kami sampaikan perkembangan Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro yang dikerjakan oleh Sahabat dokterswoning serta aplikasi pendataan dan pendaftaran cagar budaya Metro Mobile Heritage yang dikerjakan oleh Bidang Kebudayaan,”jelas Puspita melalui siaran pers.
Seprita menambahkan situs Metro Mobile Heritage merupakan kolaborasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, komunitas pegiat cagar budaya, TACB Metro dan praktiksi teknologi informasi.
Sementara itu Ahmad Satibi dari Sahabat Dokterswoning menjelaskan kepada Wali Kota Metro terkait partisipasi dan dukungan publik dalam pengerjaan RIS Metro.
“Alhamdulillah, dukungan publik begitu besar terhadap pengerjaan RIS Metro ini, ini yang membuat kami semangat,”ujarnya.
Sementara itu Sejarawan Metro Kian Amboro menjelaskan rencana penerbitan buku sejarah lokal dan rencana riset penelusuran arsip Kota Metro di Belanda.
“Kami menggalang dana publik untuk keperluan riset ini dan meminta berkenan Walikogta Metro memberikan pengantar dalam buku ini,”jelasnya.
Wali Kota Metro Wahdi menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh komunitas Sahabat Dokterswoning dalam mengembangkan literasi sejarah dan pemanfaatan cagar budaya di Kota Metro.
Baca Juga: Berteduh di Gubuk, Tiga Warga Candimas Natar Tewas Tersambar Petir
“Saya menyambut baik serta mendukung kepedulian dari para pegiat sejarah dan cagar budaya yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pemanfaatan cagar budaya di Kota Metro,”ungkapnya.
Wahdi juga berharap kelak wisata sejarah dan heritage dapat berkembang di Metro yang penuh dengan peninggalan sejarah era kolonisasi.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Buku Menyebar Semangat Sejarah Lokal dan kopi edisi dokterswoning kepada Wali Kota Metro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Abaikan Teriakan Penjaga Rel, Pemuda 21 Tahun Tewas Terseret Babaranjang di Bandar Lampung
-
Tiga Hari Diterjang Ombak 2,5 Meter, Nelayan Pesisir Barat Ditemukan Meninggal Tengah Malam
-
Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki
-
Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada
-
BRI Awali Kick-Off HUT ke-131 Dengan Semangat Tumbuh Berkelanjutan