SuaraLampung.id - Usai ditetapkan menjadi tersangka, Dinar Candy menyesal atas aksinya protes PPKM dengan berbikini di jalanan.
DJ ini menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia.
"Saya Dinar Candy saya di sini ingin meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas tindak atas perbuatan saya kemarin berbikini di pinggir jalan," kata Dinar Candy di rumahnya di Tangerang Selatan, Jumat (6/8/2021).
"Saya sangat menyesali perbuatan saya," sambung ia.
Aksi itu dilakukan tanpa berpikir panjang dan disadari jika akan berujung ke jalur hukum.
"Tidak mempertimbangkan sama sekali kayak spontan gitu saja. Aku buta hukum karena nggak tau bakalan kayak gini," terang ia.
Atas ancaman undang-undang pornografi menjadi pelajaran bagi Dinar Candy.
"Minta amaf ya mohon maaf atas seluruh perbuatan saya. Saya tidak akan mengulangi lagi. Pembelajaran Dinar biar lebih dewasa lagi biar paham (hukum)." tuturnya.
Dinar Candy berstatus sebagai tersangka atas kasus pornografi. Ia diamankan di rumah temannya di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2021) pukul 21.20 WIB.
Baca Juga: Gempa Selat Sunda yang Terasa hingga Lampung Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia
DJ berdarah Sunda ini menjalani pemeriksaan dan bisa pulang dari Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (6/8/2021) dini hari.
Mulanya Dinar Candy memposting video, dia tampil berbikini di jalan guna memprotes aksi PPKM yang diperpanjang pemerintah.
Tag
Berita Terkait
-
Dinar Candy Berhijab Saat Ditangkap, Warganet Beri Komentar Satire
-
Tersangka Pornografi, Dinar Candy Minta Maaf Akui Spontanitas Berbikini Protes PPKM
-
Astaga! Sang Ayah Jatuh Sakit Usai Dinar Candy Jadi Tersangka Pornografi, Ini Kondisinya
-
Ayah Dinar Candy Jatuh Sakit Dengar Anaknya Tersangka Kasus Pornografi
-
Buta Hukum, Dinar Candy Tak Tahu Pakai Bikini di Jalan Bisa Dipenjara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus