SuaraLampung.id - Artis Raffi Ahmad menempuh jalan antimainstream di masa PPKM Darurat.
Raffi Ahmad malah menaikkan gaji karyawannya di masa PPKM Darurat.
Keputusan Raffi Ahmad menaikkan gaji karyawan di masa PPKM Darurat ini termasuk langka.
Di saat perusahaan-perusahaan memotong gaji karyawan di masa PPKM Darurat, Raffi Ahmad malah sebaliknya.
Raffi Ahmad mengungkapkan hal ini di YouTube Ivan Gunawan pada Minggu (25/7/2021).
"Anak kantor full gaji?" tanya Ivan Gunawan mengawali.
Di situ, suami Nagita Slavina itu menyebut bahwa gaji anak buahnya naik hingga 20 persen.
"Gue naikin 20 persen. Lo tanya Haikal. Untuk bulan PPKM ini gue naikin 20 persen," jawab Raffi Ahmad.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Ayah satu anak ini menyadari banyak orang yang sedang kesusahan akan dampak PPKM tersebut.
Baca Juga: Wisata Bali: Dampak PPKM Darurat, Banyak Tamu Domestik Batalkan Pemesanan Hotel dan Villa
Dengan melebihi gaji karyawan, Raffi Ahmad berharap uang tersebut bisa digunakan secara bijak untuk keluarga para karyawannya.
"Kenapa? Karena mungkin keluarga mereka ada yang kesusahan. Jadi gue kasih 20 persen dari gaji mereka supaya mereka seenggaknya bisa bantuin," terang Raffi Ahmad.
Kendati begitu, Raffi Ahmad menyebut kenaikan gaji itu hanya berlangsung selama Juli 2021.
"Khusus bulan ini aja," imbuhnya.
Pasalnya putra sulung Amy Qanita itu juga merasakan dampak nyata secara keuangan. Baik dari segi bisnis maupun jobnya di televisi mengalami penurunan yang signifikan.
"Lo jangan ngomong gitu dong (terus-terusan naik), soalnya gue kan susah juga," tandas Raffi Ahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
-
BRI KKB National Expo Catat Rekor MURI, Hadirkan Penawaran Pembiayaan di 131 Lokasi
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Misteri di Balik Gerbang Kafe Bunga Way Laga: Sudarto Ditemukan Mati dalam Kesunyian