SuaraLampung.id - Kisah menyentuh terjadi saat Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi melakukan patroli skala besar, Kamis (23/7/2021) jelang tengah malam.
Di malam hari itu, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi memimpin 2.302 personel melakukan patroli skala besar.
Di sela patroli skala besar, Polda Riau membagikan 2.655 paket sembako, Jumat (23/7/2021) malam.
Malam itu ada pemandangan yang mengusik Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi.
Agung melihat seorang wanita paruh baya masih berjualan di tengah malam di pinggir Jalan Soekarno Hatta, Arengka, Pekanbaru.
Wanita bernama Wati (65) itu menjual buah di pinggir jalan. Saat itu Wati sedang membaca Alquran.
Saat didatangi rombongan Kapolda, Wati baru saja selesai mengaji. Aktivitas membaca Alquran ia melakukannya di sela-sela menunggu pembeli yang berhenti.
Melihat rombongan polisi, Wati bergegas berdiri. Namun langkahnya kalah cepat dengan Kapolda Riau Irjen Agung.
“Enggak apa-apa buk, dilanjutkan mengajinya, saya temani," tutur Kapolda Agung dilansir dari Riaulink.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Kisah Wanita Penjual Buah yang Tengah Malam Didatangi Kapolda Riau
Wati diketahui sudah lama berjualan di kawasan tersebut. Walau tak banyak pembeli setidaknya ada usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Apalagi tengah kondisi Covid-19 saat ini, omsetnya jelas menurun sama seperti masyarakat lainnya.
"Saya tinggal di Panam pak, pakai sepeda ini berjualan," kisahnya sambil menunjuk ke sepeda usang yang setia menemaninya.
Wati tinggal bersama saudara angkat. Meski tidak memiliki buah hati, namun ia memiliki beberapa orang anak angkat, sedangkan suaminya sudah tidak ada.
"Kalau pendapatan sehari-hari tak menentu, kadang ada kadang tidak," tutur dia.
Mendengar cerita itu, Irjen Agung pun mencoba menguatkan dan membeli semua jualan Wati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung