Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Jum'at, 16 Juli 2021 | 08:50 WIB
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan ada tujuh pedagang di pasar Bandar Lampung positif COVID-19. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Tujuh pedagang yang berjualan di Bandar Lampung, positif COVID-19. 

Tujuh pedagang di beberapa pasar di Bandar Lampung, diketahui positif COVID-19 setelah dilakukan tes antigen acak pada Kamis (15/7/2021). 

Ketika itu Satuan Tugas COVID-19 Bandar Lampung dipimpin Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tengah dan Pasar Bambu Kuning. 

Sidak dilakukan dalam rangka meninjau toko-toko nonesensial yang tetap buka di masa pemberlakuan PPKM Darurat di Bandar Lampung.  

Baca Juga: PPKM Darurat, Warga Bandar Lampung Diimbau Salat Id Idul Adha di Rumah

Ditemukan adanya beberapa pedagang nonesensial yang masih membuka tokonya. Satgas meminta mereka segera menutup tokonya. 

Selain sidak toko, Satgas juga melakukan tes swab antigen kepada para pedagang secara acak.

"Tadi setelah dites antigen ada beberapa pedagang yang positif dan langsung dibawa menggunakan mobil ambulans untuk diantar pulang untuk isolasi mandiri, sebab tidak memiliki gejala," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kamis (15/7/2021) dilansir dari ANTARA.

Menurut Eva pedagang yang diketahui positif COVID-19 adalah pedagang di di Pasar Tengah dan Bambu Kuning itu.

Dua pasar itu disterilkan dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

Baca Juga: Toko Esensial di Bandar Lampung hanya Boleh Buka Sampai Pukul 10.00 selama PPKM Darurat

Eva meminta maaf kepada masyarakat atau pun pedagang nonesensial, karena mereka harus menutup usahanya sementara waktu hingga tanggal 20 Juli mendatang.

Load More