SuaraLampung.id - Operasi besar-besaran pemberantasan kejahatan pencurian yang digelar Polda Lampung selama satu bulan terakhir mengungkap 241 kasus.
Kasus yang diungkap Polda Lampung dan jajaran khususnya adalah kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Operasi C3 yang digelar sejak 18 Mei hingga 27 Juni 2021 oleh Polda Lampung dan jajaran di tingkat polres, menangkap 270 tersangka.
"Sebanyak 55 tersangka ditembak dan empat orang meninggal dunia ditembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap," ujar Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno saat ekspose di Mapolda Lampung, Senin (28/6/2021).
Dalam operasi C3 ini, jajaran Polda Lampung mengamankan barang bukti 51 kendaraan bermotor roda dua dan 9 kendaraan roda empat.
Kesemua barang bukti yang disita itu diserahkan langsung ke pemiliknya masing-masing oleh Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno.
Kapolda menjelaskan, barang bukti kendaraan bermotor yang berhasil diamankan jajarannya tersebut akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang memiliki bukti kepemilikan kendaraan yang sah dan jajarannya juga akan memprioritas untuk pengungkapan pelaku C3 khususnya di wilayah hukum Polda Polda Lampung.
"Operasi terhadap C3 atau begal ini akan terus kita lakukan sepenjang waktu sebab kasus ini merupakan penyakit masyarakat dan tidak boleh terjadi, akan terus kami kejar dan menjadi target termasuk premanisme, "jelasnya.
Dia menambahkan,selain kasus C3 jajaranya juga berhasil menyita senjata api rakitan dan tempat pembuatan senjata api rakitan di wi layah hukum Polda Lampung.
Baca Juga: Anggota Dalmas Polda Lampung Dibacok Kawanan Perampok di Tengah Jalan
"Jajaran juga berhasil menyita 183 senjata api rakitan dan dua senjata api yang disita dari tempat pembuatan senjata api dan 140 premanisme, "ujarnya.
Sementara itu,Yayan seorang pemilik mobil yang dikembalikan oleh Polda Lampung, me ngucapkan terimaskih kepada jajaran Polda Lampung khususnya Polres Lampung Selatan.
"Terimasih kepada Polda Lampung dan jajaran, yang berhasil mengungkapkan kasus pengelapan dan menyelamatkan mobil saya. Semoga ke depan, keberadaan Polda Lampung bisa memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat serta bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang