SuaraLampung.id - Seorang pria meluapkan emosinya dengan menghancurkan rumahnya sendiri. Aksi ini ia lakukan karena tidak terima digugat cerai sang istri.
Istri diketahui bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Hong Kong. Selama bekerja di Hong Kong, istri menyumbang pembangunan rumah di kampung halaman.
Namun di tengah jalan, istri menggugat cerai suaminya. Hal inilah yang membuat suami marah dan menghancurkan rumah yang mereka bangun bersama.
Aksi pria menghancurkan rumah menggunakan palu berukuran besar viral di media sosial. Kisah tersebut dibagikan oleh akun Instagram @lambe_turah dan telah disaksikan oleh lebih dari 2 juta pengguna.
Menurut keterangan video, pria tersebut berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Ia diduga menghancurkan rumahnya karena sang istri yang baru pulang dari Hongkong mengajukan gugatan cerai.
Namun pembongkaran rumah tersebut tidak dilakukan menggunakan alat berat selayaknya pembongkaran rumah pada umumnya. Ia menghancurkan rumahnya dengan tenaga yang ia miliki.
"kali ini tidak memakai jaza buldoser seperti biasanya karena mungkin akan memakan uang lebih banyak," tulis keterangan unggahan tersebut.
Pria tersebut menghancurkan rumahnya sendiri dan mengambil sebagian perabotan yang ia butuhkan.
Rumah senilai Rp400 juta di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Ponorogo ini pun dihancurkan.
Baca Juga: Istri Ajukan Cerai Usai Pulang Jadi TKW, Pria ini Hancurkan Rumahnya dengan Palu
Semua perabotan yang terbuat dari kayu diambil. Puluhan warga membantu proses evakuasi perabotan.
Perlu diketahui, pria tersebut sudah menikah dengan istrinya, perempuan warga setempat enam tahun lalu.
Sang istri kemudian menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong. Pasangan suami istri tersebut kemudian mendirikan rumah dengan modal bersama.
Ternyata, saat di Hongkong sang istri mengajukan gugatan cerai.
"Ternyata saat masih di Hongkong, AT mengajukan gugatan cerai. Sepulang dari Hongkong, AT malah pulang ke rumah pria lain, padahal putusan cerai belum keluar," tulis keterangan unggahan itu.
Melihat adegan ini, para warganet pun turut memberikan komentar.
"Lebih baik begini, daripada harus emosi lalu menghilangkan nyawa seseorang," ujar warganet.
"Marah boleh bodoh jangan, dari pada rumah dihancurin mending dijual, terus uangnya dijadiin modal cari bini muda, canda muda," tambah yang lain.
"Gak ada bandinganya sama rasa sakit hati," kata warganet.
"Sayang banget," timpal lainnya.
"Hancurkan pak. Semua bisa dimaafkan tapi kenangan tak bisa dilupakan. HANCURKAN," pungkas warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Tukang Kantin
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
-
Polisi Kepung Jalur Pelarian, Satu Tahanan Polres Way Kanan Diciduk di Hutan