SuaraLampung.id - Pedangdut Nassar saat ini mencapai puncak popularitasnya. Nassar memulai kariernya di dunia hiburan dari sebuah ajang pencarian bakat di televisi.
Dari situlah Nassar tahap demi tahap menapaki tangga menuju ketenaran. Namun siapa sangka di masa lalunya, Nassar adalah orang yang sering kena bully.
Hal ini diungkap seorang warga Twitter mengaku sebagai teman SD Nassar. Pedangdut asal Bandung ini rupanya gemar tampil sejak lama.
Nassar kerap berlenggak lenggok layaknya penyanyi tenar di hadapan teman-temannya. Tak jarang, pemilik julukan King Nassar ini menggunakan lagu sang Ratu Dangdut saat beraksi.
"Sejak SD dia sudah pintar menari dan bernyanyi," tulis @bentarabumi.
"Dia juga suka menghibur guru piket, joget-joget India di lapangan sekolah," imbuhnya.
Hanya saja apa yang dilakukan Nassar kerap mendapat ejekan dari teman-teman sekolah.
"Dia (Nassar) jadi bulan-bulanan," kicau teman SD Nassar ini.
Nassar kecil bukan hanya sedih karena perundungan. Temannya pernah menemukan mantan suami Muzdalifah ini menangis karena dimarahi sang ayah.
Baca Juga: Teman SD Sebut Nassar Sering Dibully dan Nangis di Sekolah
"Orangtuanya keras. Aku pernah melihatnya nangis di sekolah karena dimarahi bapaknya," imbuh teman SD Nassar tersebut.
Meski melalui masa kecil yang sulit, namun Nassar kini sukses menapaki diri sebagai penyanyi tenar Tanah Air.
Dimulai saat melakoni ajang pencarian bakat KDI hingga akhirnya menjadi juri dangdut.
"Aku cuma bisa bilang dia (Nassar) punya masa lalu yang tidak mudah. Dia pantas menerima semua ketenaran dan perhatian," kata @bentarabumi.
Apa yang diucapkan @bentarabumi mendapat respons positif dari warganet. Banyak diantaranya yang mengapresiasi kerja keras Nassar selama ini.
"Nassar banyak fans tanpa gimmick. Ternyata itu adalah buah manis dari masa lalu yang pahit," ujar @dwiarlanny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong