SuaraLampung.id - Balai Karantina Lampung bersama Polres Lampung Selatan, dan KSKP Bakauheni menggagalkan penyelundupan ribuan burung berbagai jenis di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Burung-burung ini dibawa dari Kabupaten Way Kanan menuju Cikande, Serang, Banten. Saat akan menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, petugas menemukan burung-burung tanpa dilengkapi dokumen sah.
"Setelah upaya penyelundupan ular phyton dan burung kesturi, kali ini tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2.057 ekor burung dari berbagai jenis di Pelabuhan Bakauheni," kata Kepala Balai Pertanian Lampung M Jumadi, Rabu (16/6/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia menjelaskan burung-burung asal Kabupaten Way Kanan tersebut akan diseberangkan atau dibawa ke Cikande, Serang, Banten, dengan menggunakan minibus dari Kabupaten Way Kanan, Lampung menggunakan mobil minibus.
"Jadi pukul 03.00 WIB tim mengamankan ribuan burung itu, dan saat diperiksa satwa-satwa itu tidak dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan," katanya.
Jumadi menyebutkan berbagai jenis burung yang diamankan di antaranya yakni burung jalak kebo 930 ekor, prenjak 510 ekor, gelatik 210 ekor, perkutut 270 ekor, pleci 96 ekor, kepodang 24 ekor, kolibri lima ekor, muncang dua ekor, cucak ijo mini lima ekor, dan cucak ranting lima ekor.
"Setelah dilakukan penahanan dan pemeriksaan fisik serta dinyatakan sehat, satwa tersebut diserahterimakan kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," kata dia.
Ia mengapresiasi tim gabungan dari Balai Karantina Lampung, Polres Lampung Selatan, dan KSKP Bakauheni yang berulang kali menggagalkan upaya penyelundupan satwa ilegal yang masif terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.
"Kami akan terus bersinergi dengan instansi terkait melawan penyelundupan satwa liar baik dilindungi maupun yang tidak dilindungi yang mengancam upaya konservasi serta menegakkan peraturan karantina yang berlaku," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Penyelundupan Ular Sanca Digagalkan Petugas di Pelabuhan Bakauheni
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
Polisi Ditembak Jarak Dekat! Brigadir Arya Kritis Saat Gagalkan Pencurian Motor di Bandar Lampung